Kemendag: Surplus Neraca Perdagangan 2021 Bisa Pecahkan Rekor
Selasa, 30 November 2021 - 14:56 WIB
Marolop membeberkan, hingga Oktober 2021, neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus sebesar USD30,81 miliar. Capaian ini merupakan rekor kenaikan tertinggi Indonesia selama 10 tahun. Sementara, surplus neraca perdagangan Indonesia tahun lalu mencapai USD21,47 miliar.
"Bayangkan, 10 bulan sudah dapat USD30 miliar. Jadi adanya pembatasan-pembatasan mobilitas ini tidak menghalangi kita memperoleh keuntungan dari perdagangan," kata Marolop.
Baca Juga: Tentara China Menari-nari di Pegunungan Bersalju, Netizen India Puas Mengejek
Menurut dia, tentunya, capaian neraca perdagangan ini disokong kinerja ekspor yang juga meningkat. Pada Oktober tahun ini, nilai ekspor mencapai USD22,03 miliar. Angka ini, lanjut Marolop, diprediksi akan terus bertambah. "Apalagi dengan adanya ekspor 1 juta liter reduktan pestisida ke Malaysia oleh PT Pandawa Agri Indonesia ini," imbuhnya.
Sebagai informasi, PT Pandawa Agri Indonesia kembali mengekspor 1 juta liter reduktan pestisida ke Malaysia. Ekspor ini merupakan lanjutan dari ekspor Maret lalu. Bahan kimia pertanian ini dibutuhkan karena bisa menekan penggunaan pestisida hingga 50% dan berdampak lebih baik bagi lingkungan.
"Bayangkan, 10 bulan sudah dapat USD30 miliar. Jadi adanya pembatasan-pembatasan mobilitas ini tidak menghalangi kita memperoleh keuntungan dari perdagangan," kata Marolop.
Baca Juga: Tentara China Menari-nari di Pegunungan Bersalju, Netizen India Puas Mengejek
Menurut dia, tentunya, capaian neraca perdagangan ini disokong kinerja ekspor yang juga meningkat. Pada Oktober tahun ini, nilai ekspor mencapai USD22,03 miliar. Angka ini, lanjut Marolop, diprediksi akan terus bertambah. "Apalagi dengan adanya ekspor 1 juta liter reduktan pestisida ke Malaysia oleh PT Pandawa Agri Indonesia ini," imbuhnya.
Sebagai informasi, PT Pandawa Agri Indonesia kembali mengekspor 1 juta liter reduktan pestisida ke Malaysia. Ekspor ini merupakan lanjutan dari ekspor Maret lalu. Bahan kimia pertanian ini dibutuhkan karena bisa menekan penggunaan pestisida hingga 50% dan berdampak lebih baik bagi lingkungan.
(fai)
Lihat Juga :