Menko Airlangga Jabarkan Topik Utama KTT G20 di Bali Tahun Depan

Rabu, 01 Desember 2021 - 19:02 WIB
Kemudian yang terakhir adalah transisi energi yang menekankan pada isu pembangunan ekonomi rendah karbon serta ketersediaan technology basket. Ketiga topik tersebut menopang tema besar Recover Together, Recover Stronger

Dengan triple disruptions yang terjadi pada sektor kesehatan, ekonomi, dan lingkungan hidup, negara-negara G20 dituntut untuk mencari kebijakan jalan keluar (exit policy) yang mampu membawa kondisi global kembali seperti sebelum masa pandemi. Negara-negara yang tergabung dalam G20 tetap berpedoman pada visi untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang kuat, berkelanjutan, inklusif, dan seimbang.

"Pertama, kita perlu menarik investasi untuk mendukung leapfrog productivity. Kedua, membangun domestic demand dan memperkuat ekspor melalui peningkatan kualitas produk dan membangun ekosistem yang berkelanjutan bagi UMKM. Ketiga, meningkatkan kapasitas SDM agar siap menghadapi tantangan masa depan. Dan keempat, mengakselerasi adopsi ESG (environment, social, and good governance), dimana upaya dekarbonisasi usaha dan peningkatan investasi di sektor usaha yang ramah lingkungan menjadi kunci," kata Menko Airlangga.

Selain itu, sinergi antara pelaku usaha dan Pemerintah juga penting dalam mengupayakan masa depan bisnis yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. Disinilah letak keterlibatan strategis dari Business20 (B20) yang dimotori oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) untuk secara konkrit mewujudkan kerja sama business to business dengan memanfaatkan momentum Presidensi G20 Indonesia ini.

Kemitraan dengan KADIN tersebut sejalan dengan slogan utama Business20 yaitu "Advancing Innovative, Inclusive, and Collaborative Growth". Business20 diharapkan mampu mendukung kerja sama lintas batas dan mengupayakan langkah inovatif, seperti yang terkait interaksi dengan pelanggan, desain model bisnis UMKM yang dapat dijadikan sebagai best practices, serta memberdayakan kaum perempuan dan generasi muda dalam upaya pemulihan sektor usaha.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!