Wapres Optimistis Ekonomi Syariah Tumbuh Lebih Baik Tahun Depan
Kamis, 02 Desember 2021 - 19:42 WIB
Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin yakin bahwa ekonomi syariah Indonesia akan tumbuh lebih baik tahun depan. FOTO/Setwapres
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin yakin bahwa ekonomi syariah Indonesia akan tumbuh lebih baik tahun depan. Seperti diketahui, Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2022 akan mencapai 4,6% hingga 5,5%.
“Saya meyakini, sektor ekonomi dan keuangan syariah mampu tumbuh lebih baik di tahun depan. Optimisme ini perlu didukung dengan penguatan sinergi, partisipasi aktif semua pihak, serta terobosan-terobosan kebijakan yang inklusif, terukur, dan berdampak nyata pada masyarakat,” katanya dikutip dari pers rilis Biro Pers Setwapres, Kamis (2/12/2021).
Baca Juga: Dukung Ekonomi Syariah, Sri Mulyani: Indonesia Penerbit Sukuk Terbesar
Dia mengatakan hasil perkembangan ekonomi dan keuangan syariah saat ini merupakan kontribusi dari kolaborasi intensif banyak pihak. Menurutnya sektor ekonomi dan keuangan syariah menunjukkan kinerja positif di masa pandemi Covid-19,. Baik dari sektor industri produk halal, industri keuangan syariah, maupun sektor dana sosial syariah.
“Pertumbuhan positif ditunjukkan sektor pertanian, makanan halal, fesyen muslim, dan kosmetik halal. Bank Indonesia per Agustus 2021 mencatat kenaikan transaksi e-commerce industri halal mencapai 20% year on year,” ujarnya.
Maruf juga mengungkapkan pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah juga ditopang dengan tercapainya stabilitas penyaluran pembiayaan dan nilai aset dana pihak ketiga. Termasuk fundamental pasar modal syariah dan industri keuangan non-bank yang terjaga baik.
“Saya meyakini, sektor ekonomi dan keuangan syariah mampu tumbuh lebih baik di tahun depan. Optimisme ini perlu didukung dengan penguatan sinergi, partisipasi aktif semua pihak, serta terobosan-terobosan kebijakan yang inklusif, terukur, dan berdampak nyata pada masyarakat,” katanya dikutip dari pers rilis Biro Pers Setwapres, Kamis (2/12/2021).
Baca Juga: Dukung Ekonomi Syariah, Sri Mulyani: Indonesia Penerbit Sukuk Terbesar
Dia mengatakan hasil perkembangan ekonomi dan keuangan syariah saat ini merupakan kontribusi dari kolaborasi intensif banyak pihak. Menurutnya sektor ekonomi dan keuangan syariah menunjukkan kinerja positif di masa pandemi Covid-19,. Baik dari sektor industri produk halal, industri keuangan syariah, maupun sektor dana sosial syariah.
“Pertumbuhan positif ditunjukkan sektor pertanian, makanan halal, fesyen muslim, dan kosmetik halal. Bank Indonesia per Agustus 2021 mencatat kenaikan transaksi e-commerce industri halal mencapai 20% year on year,” ujarnya.
Maruf juga mengungkapkan pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah juga ditopang dengan tercapainya stabilitas penyaluran pembiayaan dan nilai aset dana pihak ketiga. Termasuk fundamental pasar modal syariah dan industri keuangan non-bank yang terjaga baik.
Lihat Juga :