Dukung Ekonomi Syariah, Sri Mulyani: Indonesia Penerbit Sukuk Terbesar
Selasa, 30 November 2021 - 17:17 WIB
loading...
Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan bahwa pemerintah mendukung ekonomi dan keuangan syariah. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani selaku Sekretaris Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah ( KNEKS ) mengatakan, pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mendukung berbagai langkah dalam mengembangkan potensi ekonomi syariah di Indonesia.
Baca juga: Desak Jokowi Pecat Sri Mulyani, Wakil Ketua MPR: Ingat Kami Punya Hak Sidang Istimewa
“Kami di kementerian mendukung program-program yang sudah disampaikan,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers KNEKS, Selasa (30/11/2021).
Secara khusus Kemenkeu telah melakukan langkah-langkah untuk meningkatkan pangsa dan peranan ekonomi syariah di dalam perekonomian Indonesia. Mulai dari instrumen investasi hingga insentif buat industri halal.
“Pertama di dalam mendukung munculnya instrumen, yaitu surat berharga negara syariah, Indonesia selama ini sudah dikenal secara global sebagai issuer sovereign sukuk yang terbesar,” ujarnya.
Tak hanya itu, Kemenkeu juga mengembangkan surat berharga syariah secara retail, yang jumlah investornya sudah semakin meningkat. Terutama dari kalangan milenial.
Baca juga: Desak Jokowi Pecat Sri Mulyani, Wakil Ketua MPR: Ingat Kami Punya Hak Sidang Istimewa
“Kami di kementerian mendukung program-program yang sudah disampaikan,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers KNEKS, Selasa (30/11/2021).
Secara khusus Kemenkeu telah melakukan langkah-langkah untuk meningkatkan pangsa dan peranan ekonomi syariah di dalam perekonomian Indonesia. Mulai dari instrumen investasi hingga insentif buat industri halal.
“Pertama di dalam mendukung munculnya instrumen, yaitu surat berharga negara syariah, Indonesia selama ini sudah dikenal secara global sebagai issuer sovereign sukuk yang terbesar,” ujarnya.
Tak hanya itu, Kemenkeu juga mengembangkan surat berharga syariah secara retail, yang jumlah investornya sudah semakin meningkat. Terutama dari kalangan milenial.
Lihat Juga :