PTPN XIV dan Petrokimia Gresik Sosialisasikan Program Makmur BUMN
Jum'at, 03 Desember 2021 - 18:05 WIB
Tak hanya membahas soal pupuk, pada Program Makmur BUMN juga dilakukan pengujian sampel tanah yang diambil dari salah satu kebun petani plasma terdekat dari PKS Luwu, yaitu Mashur di Desa Lagego. Tujuannya, ntuk melihat kandungan Nitrogen, Pospat, Kalium, pH, dan Organik tanah.
"Dengan jaminan kualitas pupuk, akan lebih efektif pemupukan pada tanaman yang juga didukung analisa tanah oleh PT Petrokimia Gresik, sehingga jumlah/dosis pupuk yang diberikan tepat sesuai kebutuhan tanaman dari kondisi tanah berdasarkan analisa," jelas Wardi.
Baca Juga: PTPN XIV Unit Kebun Keera-Maroangin Komitmen Serap Tenaga Kerja Lokal
Diketahui, kegiatan dihadiri oleh Perwakilan Camat Burau Ibrahim, Kepala Desa Lagego, Burau, Karondang, Tawakua kelompok tani di Luwu Utara, Luwu Timur, Tomata, Koperasi Pengelola PSR Matandulu dan Morowali, juga Bank BUMN di antaranya BRI dan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Pada kesempatan tersebut, PT Petrokimia Gresik juga menyampaikan harga khusus pupuk bagi petani yang mengikuti Program Makmur. Bagi petani yang tidak memiliki modal, dapat dibantu pembiayaan melalui Bank BUMN, yaitu BRI. Ada fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga rendah, yaitu 3,75% per tahun.
"Dengan jaminan kualitas pupuk, akan lebih efektif pemupukan pada tanaman yang juga didukung analisa tanah oleh PT Petrokimia Gresik, sehingga jumlah/dosis pupuk yang diberikan tepat sesuai kebutuhan tanaman dari kondisi tanah berdasarkan analisa," jelas Wardi.
Baca Juga: PTPN XIV Unit Kebun Keera-Maroangin Komitmen Serap Tenaga Kerja Lokal
Diketahui, kegiatan dihadiri oleh Perwakilan Camat Burau Ibrahim, Kepala Desa Lagego, Burau, Karondang, Tawakua kelompok tani di Luwu Utara, Luwu Timur, Tomata, Koperasi Pengelola PSR Matandulu dan Morowali, juga Bank BUMN di antaranya BRI dan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Pada kesempatan tersebut, PT Petrokimia Gresik juga menyampaikan harga khusus pupuk bagi petani yang mengikuti Program Makmur. Bagi petani yang tidak memiliki modal, dapat dibantu pembiayaan melalui Bank BUMN, yaitu BRI. Ada fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga rendah, yaitu 3,75% per tahun.
(tri)
Lihat Juga :