Harga Minyak Dijepit Pasokan Berlimpah dan Ancaman Omicron
Senin, 20 Desember 2021 - 16:12 WIB
Sementara itu, aksi penguncian dan pembatasan baru terlihat di sejumlah negara Eropa dan AS seiring dengan melonjaknya kasus Covid-19 menjelang berlangsungnya musim dingin. Belanda menerapkan kembali penguncian pada hari Minggu dan kemungkinan akan memberlakukan lebih banyak pembatasan saat liburan Natal dan Tahun Baru.
Baca juga: Harga Cabai Lagi Turun Nih, Ayo Borong Bunda!
Jerman dan Perancis membatasi perjalanan masuk ke negara tersebut. Inggris mempertimbangkan untuk melakukan penguncian selama dua minggu. Di AS, penasihat medis Gedung Putih Dr. Anthony Fauci mendesak penggunaan masker di tempat umum.
"Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran resistance di Rp1.015.000-Rp1.035.000 per barel serta kisaran support di Rp980.000-Rp960.000 per barel," jelas Girta.
Baca juga: Harga Cabai Lagi Turun Nih, Ayo Borong Bunda!
Jerman dan Perancis membatasi perjalanan masuk ke negara tersebut. Inggris mempertimbangkan untuk melakukan penguncian selama dua minggu. Di AS, penasihat medis Gedung Putih Dr. Anthony Fauci mendesak penggunaan masker di tempat umum.
"Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran resistance di Rp1.015.000-Rp1.035.000 per barel serta kisaran support di Rp980.000-Rp960.000 per barel," jelas Girta.
(uka)
Lihat Juga :