Berbisnis di Era Pandemi: Berinovasi atau Mati

Senin, 20 Desember 2021 - 14:48 WIB
Perusahaan atau brand dituntut untuk terus berinovasi. Foto/Ist
JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang berlangsung dua tahun terakhir telah membawa banyak perubahan dalam dunia bisnis. Perusahaan dan brand dituntut inovatif dalam memanfaatkan teknologi digital dalam aktivitas bisnisnya, mulai dari branding, marketing, hingga selling.

Baca juga: Akselerasi Transformasi Digital Butuh Kolaborasi Multipihak



Mengutip pernyataan Stephen Robbins (Profesor, Universitas Arizona), inovasi adalah gagasan baru yang diterapkan untuk memprakarsai atau memperbaharui suatu produk atau proses dan jasa. Inovasi menjadi jawaban akan kebutuhan dan permasalahan masyarakat, sehingga meningkatkan permintaan terhadap sebuah produk atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan.

Tri Raharjo, CEO TRAS N CO Indonesia sekaligus pengamat dan peneliti brand di Indonesia mengungkapkan, dalam menghadapi tantangan pandemi diperlukan berpikir kritis dan kreatif untuk dapat bertahan, bersaing dan menjawab semua tantangan dan persoalan yang melanda seluruh sektor, terutama ekonomi. Menurutnya inovasi menjadi kunci untuk bisa beradaptasi dan menghadapi perubahan dalam setiap zaman.

“Inovasi menjadi salah satu kunci untuk bisa beradaptasi dan menghadapi perubahan di setiap zaman. Inovasi adalah ruh dari sebuah bisnis. Jadi bisa dikatakan berinovasi atau mati,” ujar Tri Raharjo, dalam keterangannya, Senin (20/12/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!