Menko Luhut Tercengang Tol Becakayu Mangkrak Sejak 96
Jum'at, 24 Desember 2021 - 15:12 WIB
PT Waskita Karya Tbk, dipercaya pemerintah untuk melanjutkan pembangunan tol Becakayu. BUMN Karya itu terus menggodok pembangunan tol Becakayu seksi 2A dan ditargetkan beroperasi pada pertengahan 2022. Optimisme ini setelah emiten dengan kode saham WSKT itu menyelesaikan pekerjaan erection steel box arch (SBArch) girder.
Lalu, Waskita juga menargetkan konstruksi tol Becakayu seksi 2B yang nantinya dilakukan pada Maret 2022 dan ditargetkan beroperasi di tahun 2025. Saat ini, progres desain (RTA) mencapai 75%.
Di lain sisi, pendanaan Becakayu seksi 2B mencapai Rp3,75 triliun. Tol Becakayu seksi 2B meliputi ruas Marga Jaya-Tambun.
Dana tersebut di luar biaya pengadaan lahan sebesar Rp1,9 triliun. Luhut menyebut, konsorsium Waskita Karya sebagai pengembang tol Becakayu telah memiliki pilihan pendanaan untuk menyelesaikan pengerjaan proyek tersebut.
"By pass Cawang sampai Tambun, jika ini bisa diselesaikan akan membuat trafik bagus. Akan membutuhkan Rp3,75 triliun. Kita sudah punya pilihan-pilihan untuk selesaikan ini dari konsorsium," kata dia.
Lalu, Waskita juga menargetkan konstruksi tol Becakayu seksi 2B yang nantinya dilakukan pada Maret 2022 dan ditargetkan beroperasi di tahun 2025. Saat ini, progres desain (RTA) mencapai 75%.
Di lain sisi, pendanaan Becakayu seksi 2B mencapai Rp3,75 triliun. Tol Becakayu seksi 2B meliputi ruas Marga Jaya-Tambun.
Dana tersebut di luar biaya pengadaan lahan sebesar Rp1,9 triliun. Luhut menyebut, konsorsium Waskita Karya sebagai pengembang tol Becakayu telah memiliki pilihan pendanaan untuk menyelesaikan pengerjaan proyek tersebut.
"By pass Cawang sampai Tambun, jika ini bisa diselesaikan akan membuat trafik bagus. Akan membutuhkan Rp3,75 triliun. Kita sudah punya pilihan-pilihan untuk selesaikan ini dari konsorsium," kata dia.
Lihat Juga :