Berbentuk Gunungan Wayang, Ini Penampakan Embung Imogiri Bantul
Sabtu, 25 Desember 2021 - 10:00 WIB
Embung Imogiri dibangun Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak Ditjen Sumber Daya Air pada tahun 2020 dengan biaya sebesar Rp7,9 miliar. Embung tersebut memiliki kapasitas tampung sebesar 64.099 m3 dengan luas genangan 1,13 ha. Manfaat utamanya adalah untuk konservasi air dan pengendalian banjir, serta potensi destinasi wisata baru.
Selain Embung Imogiri, di Provinsi DIY juga telah selesai dibangun Embung Imogiri II di Kabupaten Bantul pada tahun 2020 dengan biaya Rp12 miliar dengan kapasitas tampung 26.848m3 dan luas genangan 0,685ha. Manfaat utamanya adalah untuk konservasi air dan pengendalian banjir, serta potensi destinasi wisata baru.
Baca Juga: Jaga Lingkungan Hidup, Produk Ban Gajah Tunggal Kini Tanpa Pembungkus Plastik
Embung selanjutnya yang juga telah dibangun di Provinsi DIY adalah Embung Mualimin di Kabupaten Bantul pada tahun 2020 dengan biaya Rp6,1 miliar dengan kapasitas tampung 1.200 m3 dan luas genangan 0,0578 ha. Manfaat utamanya adalah untuk konservasi air, pengendalian banjir dan pengairan irigasi seluas 10 ha, serta potensi destinasi wisata baru.
Terakhir, di Kabupaten Sleman terdapat Embung Sendangtirto yang juga telah dibangun pada 2020 dengan biaya Rp8,6 miliar dengan kapasitas tampung 9.716m3 dan luas genangan 0,485 ha. Manfaat utamanya adalah untuk konservasi air, pengendalian banjir dan pengairan irigasi seluas 13 ha, serta potensi destinasi wisata baru.
Selain Embung Imogiri, di Provinsi DIY juga telah selesai dibangun Embung Imogiri II di Kabupaten Bantul pada tahun 2020 dengan biaya Rp12 miliar dengan kapasitas tampung 26.848m3 dan luas genangan 0,685ha. Manfaat utamanya adalah untuk konservasi air dan pengendalian banjir, serta potensi destinasi wisata baru.
Baca Juga: Jaga Lingkungan Hidup, Produk Ban Gajah Tunggal Kini Tanpa Pembungkus Plastik
Embung selanjutnya yang juga telah dibangun di Provinsi DIY adalah Embung Mualimin di Kabupaten Bantul pada tahun 2020 dengan biaya Rp6,1 miliar dengan kapasitas tampung 1.200 m3 dan luas genangan 0,0578 ha. Manfaat utamanya adalah untuk konservasi air, pengendalian banjir dan pengairan irigasi seluas 10 ha, serta potensi destinasi wisata baru.
Terakhir, di Kabupaten Sleman terdapat Embung Sendangtirto yang juga telah dibangun pada 2020 dengan biaya Rp8,6 miliar dengan kapasitas tampung 9.716m3 dan luas genangan 0,485 ha. Manfaat utamanya adalah untuk konservasi air, pengendalian banjir dan pengairan irigasi seluas 13 ha, serta potensi destinasi wisata baru.
(nng)
Lihat Juga :