Pertamina Naikkan Banderol LPG Non-Subsidi, Ini Kisaran Harganya
Minggu, 26 Desember 2021 - 13:35 WIB
Menurut Irto, alasan kenaikan harga adalah untuk merespons tren peningkatan harga contract price aramco (CPA) LPG yang terus meningkat sepanjang tahun 2021. Apalagi, sejak beberapa tahun ke belakang, tak ada penyesuaian harga LPG non-subsidi.
"Pada November 2021 mencapai 847 USD/metrik ton. Itu harga tertinggi sejak tahun 2014 atau meningkat 57% sejak Januari 2021," jelasnya.
Penyesuaian harga LPG non-subsidi juga tercatat terakhir dilakukan pada 2017. Kala itu, harga CPA tercatat 74% lebih tinggi dibandingkan penyesuaian harga 4 tahun lalu.
Baca juga: Baru Dibuka, Alun-Alun Kota Depok Digeruduk Masyarakat
"Jadi perbedaan ini untuk mendukung penyeragaman harga LPG ke depan serta menciptakan fairness harga antar-daerah," jelasnya.
"Pada November 2021 mencapai 847 USD/metrik ton. Itu harga tertinggi sejak tahun 2014 atau meningkat 57% sejak Januari 2021," jelasnya.
Penyesuaian harga LPG non-subsidi juga tercatat terakhir dilakukan pada 2017. Kala itu, harga CPA tercatat 74% lebih tinggi dibandingkan penyesuaian harga 4 tahun lalu.
Baca juga: Baru Dibuka, Alun-Alun Kota Depok Digeruduk Masyarakat
"Jadi perbedaan ini untuk mendukung penyeragaman harga LPG ke depan serta menciptakan fairness harga antar-daerah," jelasnya.
(uka)
Lihat Juga :