Indonesia Ekspor 1,3 Juta Ton Komoditas Pertanian ke 124 Negara
Jum'at, 31 Desember 2021 - 19:41 WIB
Sigit pun menegaskan Mentan SYL tak hanya berhasil meningkatkan nilai ekspor, namun juga mampu membuat surplus produksi beras sehingga terdapat stok beras hingga saat ini sebesar 9 juta ton. Menurutnya, ini tentunya prestasi yang luar biasa sebab dibuktikan oleh kepolisian di lapangan dengan melakukan pengecekan stok pangan setiap 3 bulan.
"Kami dari kepolisian siap bersinergi melakukan pengawalan untuk memperkuat stok pangan nasional. Dan tadi Pak Menteri sampaikan di tahun 2022 merencakaan ekspor beras, jika ini terjadi tentunya memecahkan rekor. Adanya stok beras 9 juta tentu membuat negara ini tenang dan tidak perlu impor," tegasnya.
Ketua Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI) DPD Sulselbar, Arief R Pabettingi pun mengapresiasi upaya pemerintah dalam memasifkan ekspor pertanian. Melalui gebyar ekspor yang dilakukan serentak ini, ia berharap bisa menjadi pemicu tahun berikutnya.
“Kami sebagai pelaku usaha sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Kementan dengan membombastis volume pengiriman yang sangat luar biasa,” ucapnya.
Baca juga: Lapor Pak Jokowi, Ekspor Industri Manufaktur Berhasil Lampaui Target
Dia juga mengungkapkan, baru kali ini melakukan ekspor langsung kapal curah ke luar negeri. Arief menyebut ada dua kapal yang kini tidak lagi transit di Surabaya, tetapi langsung ke lokasi tujuan di Filipina.
“Yang terbanyak itu kulit kepala, rumput laut, dan biji mente. Ini produk andalan pertanian di sulawesi selatan,” ungkapnya.
"Kami dari kepolisian siap bersinergi melakukan pengawalan untuk memperkuat stok pangan nasional. Dan tadi Pak Menteri sampaikan di tahun 2022 merencakaan ekspor beras, jika ini terjadi tentunya memecahkan rekor. Adanya stok beras 9 juta tentu membuat negara ini tenang dan tidak perlu impor," tegasnya.
Ketua Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI) DPD Sulselbar, Arief R Pabettingi pun mengapresiasi upaya pemerintah dalam memasifkan ekspor pertanian. Melalui gebyar ekspor yang dilakukan serentak ini, ia berharap bisa menjadi pemicu tahun berikutnya.
“Kami sebagai pelaku usaha sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Kementan dengan membombastis volume pengiriman yang sangat luar biasa,” ucapnya.
Baca juga: Lapor Pak Jokowi, Ekspor Industri Manufaktur Berhasil Lampaui Target
Dia juga mengungkapkan, baru kali ini melakukan ekspor langsung kapal curah ke luar negeri. Arief menyebut ada dua kapal yang kini tidak lagi transit di Surabaya, tetapi langsung ke lokasi tujuan di Filipina.
“Yang terbanyak itu kulit kepala, rumput laut, dan biji mente. Ini produk andalan pertanian di sulawesi selatan,” ungkapnya.
(luq)
Lihat Juga :