BNI Alokasikan KUR Rp38 Triliun di 2022, Menteri Teten: Langkah Tepat

Jum'at, 07 Januari 2022 - 11:15 WIB
Peningkatan alokasi KUR BNI menjadi Rp38 triliun tahun ini sejalan dengan upaya pemerintah mendorong pengembangan UMKM. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki menyambut baik kenaikan alokasi kredit usaha rakyat (KUR) yang dilakukan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk ( BNI ). Teten menilai kebijakan itu merupakan langkah tepat untuk mengembangkan UMKM nasional.

Apresiasi disampaikan Teten pasca-BNI menaikkan alokasi KUR hingga Rp38 triliun per 2022. Nilai tersebut naik 22,7% dibandingkan 2021 yang senilai Rp30,95 triliun.



"Itu langkah yang tepat. Memang bank penyalur KUR harus menaikan plafonnya, karena tahun ini alokasi KUR dinaikkan jadi Rp373 triliun dari tahun lalu Rp285 triliun," kata Teten, dalam keterangan yang diterima, JUmat (7/1/2022).

Baca Juga: Tembus Rp262,95 Triliun, Ini Rincian Penyaluran KUR

Mulai 2022, plafon KUR yang ditetapkan pemerintah menjadi Rp285 triliun, naik 30,9% dari alokasi 2021. Kebijakan tersebut direspons BNI dengan menaikkan alokasi KUR menjadi Rp38 triliun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!