KKP Kucurkan Stimulus Rp9,5 Miliar Dorong Budidaya Perikanan di Sulteng
Jum'at, 12 Juni 2020 - 00:10 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo mengatakan, total dukungan yang diberikan yakni senilai Rp9,5 miliar yang dialokasikan untuk empat Kabupaten/Kota i Sulawesi Tengah (Sulteng). Foto/Dok
JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkomitmen untuk mendukung sub sektor perikanan budidaya di Sulawesi Tengah (Sulteng). Hal tersebut ditunjukkan dengan diserahkannya berbagai dukungan stimulus bagi para pembudidaya ikan.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo mengatakan, total dukungan yang diberikan yakni senilai Rp9,5 miliar yang dialokasikan untuk empat Kabupaten/Kota yakni Parigimoutong, Donggala, Poso dan Kabupaten Buol masing-masing berupa dukungan pembiayaan untuk modal kerja dan investasi; asuransi pembudidaya ikan; pengelolaan irigasi tambak partisipatif dan dukungan escavator.
"Awal saya ditunjuk jadi menteri, dua pesan Presiden yaitu jaga komunikasi dengan para stakeholders dan bangun perikanan budidaya untuk kesejahteraan masyarakat. Jadi komitmen kami jelas, siap bantu bapak bapak disini. Sengaja kami bawa empat dirjen sekaligus, yang siap fasilitasi kebutuhan bapak bapak untuk pengembangan usaha," ujar Edhy di Jakarta, Kamis (11/6/2020).
Ia juga menilai Provinsi Sulawesi Tengah memiliki potensi luar biasa besar untuk digarap secara optimal. Oleh karenanya ia meminta ada komitmen bersama terutama dengan pemda dalan mendorong pengembangan ekonominya.
"Saya sampaikan disini bahwa untuk mempercepat pemanfaatan potensi perikanan budidaya tidak bisa berjalan sendiri. Tidak mungkin hanya Pemerintah sendiri. APBN itu hanya bisa mengcover anggaran paling 10-15% saja sisanya ya harus ada dukungan dari perbankan lewat kredit program, pemerintah daerah dan swasta, jelas Edhy.
Menteri KKP juga meminta pemda untuk mengakomodir dan memfasilitasi pembudidaya dan nelayan dalam mendapat kemudahan akses untuk pengembangan usahanya. Selain memberikan bantuan, Menteri Edhy juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan PT Parigi Aquacultura Prima yang terletak di Desa Sejoli, dengan rencana luas lahan 250 ha.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo mengatakan, total dukungan yang diberikan yakni senilai Rp9,5 miliar yang dialokasikan untuk empat Kabupaten/Kota yakni Parigimoutong, Donggala, Poso dan Kabupaten Buol masing-masing berupa dukungan pembiayaan untuk modal kerja dan investasi; asuransi pembudidaya ikan; pengelolaan irigasi tambak partisipatif dan dukungan escavator.
"Awal saya ditunjuk jadi menteri, dua pesan Presiden yaitu jaga komunikasi dengan para stakeholders dan bangun perikanan budidaya untuk kesejahteraan masyarakat. Jadi komitmen kami jelas, siap bantu bapak bapak disini. Sengaja kami bawa empat dirjen sekaligus, yang siap fasilitasi kebutuhan bapak bapak untuk pengembangan usaha," ujar Edhy di Jakarta, Kamis (11/6/2020).
Ia juga menilai Provinsi Sulawesi Tengah memiliki potensi luar biasa besar untuk digarap secara optimal. Oleh karenanya ia meminta ada komitmen bersama terutama dengan pemda dalan mendorong pengembangan ekonominya.
"Saya sampaikan disini bahwa untuk mempercepat pemanfaatan potensi perikanan budidaya tidak bisa berjalan sendiri. Tidak mungkin hanya Pemerintah sendiri. APBN itu hanya bisa mengcover anggaran paling 10-15% saja sisanya ya harus ada dukungan dari perbankan lewat kredit program, pemerintah daerah dan swasta, jelas Edhy.
Menteri KKP juga meminta pemda untuk mengakomodir dan memfasilitasi pembudidaya dan nelayan dalam mendapat kemudahan akses untuk pengembangan usahanya. Selain memberikan bantuan, Menteri Edhy juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan PT Parigi Aquacultura Prima yang terletak di Desa Sejoli, dengan rencana luas lahan 250 ha.
Lihat Juga :