Ganti Haluan, Omzet UKM Ini Melonjak Saat Pandemi Covid-19

Sabtu, 13 Juni 2020 - 04:14 WIB
Pada kesempatan itu, Manap juga berbagi cerita bagaimana pandemi Covid-19 membuah usaha produksi aksesoris sepeda motornya anjlok. Jika sebelum pandemi biasanya dia bisa memproduksi bracket sebanyak 1.550 pcs, pada Maret 2020 produksinya tinggal 600-an pcs.

"Dari situ saya beralih memproduksi face shield, hasilnya lumayan. Kini omzet saya pada Juni ini di angka Rp40 jutaan lebih sebulan, jauh jika dibandingkan masih produksi aksesori motor yang hanya Rp7 jutaan," katanya.

Sementara itu, Ketua Pengurus YDBA Sigit Kumala mengatakan, di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, mencari peluang pasar yang baru sangat diperlukan. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh UKM seperti Abdul Manap sudah tepat di mana dia tidak berhenti di produk awal tetapi justru cepat berubah dan beradaptasi melihat kebutuhan.

"Para pelaku usaha termasuk UKM harus memiliki strategi jangka pendek seperti meng-improve sistem penjualan ke digital marketing. Jangka panjangnya, harus melihat pasar yang lebih luas, go internasional," kata Sigit.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!