Forbes Dapat Siraman Duit Rp2,86 Triliun dari Hasil Perdagangan Kripto

Jum'at, 11 Februari 2022 - 22:23 WIB
Miliarder Kanada-China yang kekayaan bersihnya diperkirakan hampir USD100 miliar itu kemudian mengklarifikasi komentarnya di Twitter. Ia mengatakan, fokusnya adalah membantu Forbes membangun teknologinya dan menyebut independensi editorial Forbes sebagai hal yang 'suci'.

Dia mengatakan, kepada penyiar CNBC bahwa, perusahaannya juga mengincar investasi di perusahaan tradisional lainnya dengan tujuan untuk memperluas adopsi blockchain, sebuah sistem untuk mencatat transaksi yang menggunakan buku besar bersama yang terdesentralisasi.

Forbes mengatakan, Binance -yang tengah menghadapi pengawasan dari regulator di AS, Inggris dan di tempat lain - akan memberikan saran teknologi, membantu publikasi bisnis "memaksimalkan mereknya" dan memajukan rencana untuk mengubah pembaca menjadi pelanggan yang membayar.

Dikatakan kesepakatan itu tidak akan mengubah area cakupannya, tetapi mudah-mudahan memperluas tim aset digital yang tumbuh seiring waktu.

"Forbes telah sangat independen selama lebih dari satu abad, terlepas dari kepemilikan kami, dan itu tidak berubah. Integritas jurnalisme tepercaya kami adalah aset merek terpenting kami," kata juru bicara Bill Hankes kepada BBC.

Baca Juga: Jejak Miliarder Teknologi Asal Indonesia, Otto Toto Sugiri Punya Kekayaan Rp35,77 Triliun
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!