EEF 2022 Usung Pemanfaatan Gas Bumi Sebagai Solusi Transisi Energi

Senin, 21 Februari 2022 - 22:50 WIB
Di hari pertama EEF 2022 ini, Pertagas menghadirkan empat pembicara utama sebagai narasumber yaitu Arifin Rudiyanto Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam BAPPENAS, Montty Girianna Deputi III Pengembangan Usaha BUMN, Riset dan Inovasi Kemenko Bidang Perekonomian serta Lenita Tobing dan Asheesh Sastry dari Boston Consulting Group.

Menurut Arifin Rudiyanto, transisi energi dari penggunaan bahan bakar fosil ke energi terbarukan memiliki peran sangat penting dalam mencapai Net Zero Emission yang menjadi strategi jangka panjang dan kebijakan transisi energi di Indonesia.

"Penggunaan gas bumi merupakan salah satu jembatan transisi energi menuju pemanfaatan sumber-sumber energi terbarukan. Karena gas bumi dikenal sebagai energi yang memiliki efisiensi pembakaran sangat baik, bersih, ramah lingkungan dan lebih murah apabila dibandingkan dengan minyak bumi," jelasnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Montty Giriana terkait pemanfaatan gas bumi sebagai energi transisi. "Pemanfaatan natural gas sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mengurangi efek rumah kaca. Transisi energi adalah suatu yang harus dilakukan karena secara global arah penggunaan energi menuju ke arah energi dengan low emission. Pertagas dapat terus melaksanakan perannya dalam transisi energi dengan meningkatkan pengembangan sarana dan prasarana serta teknologi seperti CNG, LNG dan LPG," ungkap Montty.

Baca Juga: Artileri Berat Menghujani Ukraina Timur, Suasana Sangat Mencekam
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!