Rusia Sesumbar Punya Cukup Pembeli Migas Bahkan dengan Embargo AS dan Sekutunya

Jum'at, 11 Maret 2022 - 21:08 WIB
Benua Eropa sendiri memiliki ketergantungan terhadap Rusia untuk sekitar 30% dari gas yang dikonsumsinya. Sementara itu Eropa kabarnya tengah berusaha mengurangi ketergantungan itu dengan memanfaatkan pasokan baru, meningkatkan efisiensi dan menggunakan lebih banyak energi terbarukan.

Harga minyak mentah dan gas alam terus reli di tengah kekhawatiran pemotongan pasokan Rusia. Pada awal pekan ini, harga minyak mentah dunia mencapai level tertinggi sejak 2008, sementara harga gas Eropa mencetak rekor.

Beberapa aksi ambil untung dan pergantian cuaca dari musim dingin telah meredakan reli gas Uni Eropa, sementara pasar Brent telah melihat perubahan harga yang tajam seiring kabar dari Ukraina dan Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC).

Rusia sepenuhnya mematuhi kewajiban memasok energi di dalam dan luar Eropa. Dimana Presiden Vladimir Putin mengatakan, "Kami memasok kepada pembeli utama kami, semua yang harus kami suplai," katanya dalam pidato yang disiarkan TV Rossiya di 24 negara bagian.

"Harga di sana naik, tapi itu bukan kesalahan kami," kata Putin.

Baca Juga: Pantas Saja AS Berani Embargo Minyak Rusia, Efeknya Tak Separah Krisis Energi 1970-an
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!