Bukan untuk Mass Tourism, Raja Ampat Akan Terapkan Protokol Pariwisata
Selasa, 16 Juni 2020 - 09:26 WIB
Foto/SINDOnews
JAKARTA - Dalam rangka memasuki fase New Normal pasca-penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan protokol New Normal pariwisata Raja Ampat dengan mengacu pada protokol kesehatan.
Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (PRL) Aryo Hanggono di Jakarta mengingatkan bahwa Kabupaten Raja Ampat sejak awal diperkenalkan kepada masyarakat internasional sebagai destinasi pariwisata ekologis yang tidak menerapkan mass tourism.
“Kabupaten Raja Ampat telah menerapkan pariwisata berkelanjutan dengan adanya dokumen daya dukung kegiatan pariwisata pada setiap spot wisata, code of conduct pariwisata, dan Raja Ampat mooring system,” jelas Aryo dalam keterangan resminya, Selasa (16/6/2020). ( Baca: Maskapai Dapat Lampu Hijau Naikkan Harga Tiket Pesawat )
Aryo menambahkan, bahwa upaya konservasi bertujuan untuk mendukung pariwisata dan kegiatan pariwisata berfungsi sebagai mekanisme pendanaan berkelanjutan dari kegiatan konservasi itu sendiri. Jadi keseimbangan antar-elemen dapat menjadi perhatian dalam pelaksanaan New Normal di Kabupaten Raja Ampat.
Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (PRL) Aryo Hanggono di Jakarta mengingatkan bahwa Kabupaten Raja Ampat sejak awal diperkenalkan kepada masyarakat internasional sebagai destinasi pariwisata ekologis yang tidak menerapkan mass tourism.
“Kabupaten Raja Ampat telah menerapkan pariwisata berkelanjutan dengan adanya dokumen daya dukung kegiatan pariwisata pada setiap spot wisata, code of conduct pariwisata, dan Raja Ampat mooring system,” jelas Aryo dalam keterangan resminya, Selasa (16/6/2020). ( Baca: Maskapai Dapat Lampu Hijau Naikkan Harga Tiket Pesawat )
Aryo menambahkan, bahwa upaya konservasi bertujuan untuk mendukung pariwisata dan kegiatan pariwisata berfungsi sebagai mekanisme pendanaan berkelanjutan dari kegiatan konservasi itu sendiri. Jadi keseimbangan antar-elemen dapat menjadi perhatian dalam pelaksanaan New Normal di Kabupaten Raja Ampat.
Lihat Juga :