Libatkan Petani Milenial, Kementan Optimistis Kembalikan Kejayaan Kedelai

Sabtu, 12 Maret 2022 - 20:49 WIB
Lebih lanjut Dedi menyampaikan, kedelai adalah salah satu sumber pangan selain padi dan jagung yang digemari hampir semua lapisan usia. Komoditas pangan penghasil protein nabati ini setiap tahun kebutuhannya terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan kebutuhan bahan baku industri olahan seperti tahu, tempe, kecap, dan susu.

(Baca juga:Kebijakan Swasembada Kedelai)

“Indonesia mempunyai potensi sumber daya alam, tenaga kerja milenial, inovasi dan teknologi yang tidak kalah dengan negara lain. Potensi ini jika kita gunakan dengan baik saya yakin mimpi kita mengembalikan swasembada kedelai akan tercapai,” kata Dedi.

Upaya pemerintah dalam mengembalikan kejayaan kedelai ini bisa dilakukan oleh para petani milenial. Karena petani milenial dianggap memiliki kompetensi teknis dan manajerial, inovatif, responsif serta adaptif terhadap persaingan global.

(Baca juga:Impor Kedelai yang Mematikan)

Untuk menstimulasi minat para petani milenial melakukan budidaya kedelai dari hulu ke hilir, dalam MAF ini dihadirkan dua orang pengusaha muda yang memproduksi produk olahan kedelai. Dalam acara itu, kedua pengusaha muda itu memberikan motivasi kepada para peserta untuk tidak takut menanam kedelai dan menghasilkan banyak produk olahannya baik itu produk makanan, obat-obatan maupun kosmetik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!