Bos Geo Dipa Pastikan Situasi Sudah Kondusif Pasca Insiden Kebocoran Gas di PLTP Dieng
Minggu, 13 Maret 2022 - 06:54 WIB
"Ketika diinjeksi itulah salah satu pompa terbuka sehingga H2S-nya keluar. Jadi, tidak ada ledakan atau semburan. Dan kebocoran di pompa, bukan di kepala sumur," terangnya.
Lebih lanjut, Riki menuturkan bahwa alat itu terbuka dengan tekanan 2.000 psi. Padahal, sumur saat itu baru diinjeksi pada tekanan 400 psi atau seperlimanya.
"Pimpinan tim, saudara Lili Marsudi bermaksud menutup pompa tersebut. Namun H2S yang terkonsentrasi di lokasi terhirup hingga korban tak sadarkan diri. Belakangan, saudara Lili meninggal saat dalam perawatan di RSUD Wonosobo," ucapnya.
Baca juga: Data Lengkap 9 Korban Kebocoran Gas PLTP Geo Dipa Dieng
Dia menambahkan, melihat temannya tak sadarkan diri sejumlah pekerja lain tim kontraktor bermaksud membantu dan menolongnya. Namun sayangnya mereka juga ikut menghirup H2S juga.
Lebih lanjut, Riki menuturkan bahwa alat itu terbuka dengan tekanan 2.000 psi. Padahal, sumur saat itu baru diinjeksi pada tekanan 400 psi atau seperlimanya.
"Pimpinan tim, saudara Lili Marsudi bermaksud menutup pompa tersebut. Namun H2S yang terkonsentrasi di lokasi terhirup hingga korban tak sadarkan diri. Belakangan, saudara Lili meninggal saat dalam perawatan di RSUD Wonosobo," ucapnya.
Baca juga: Data Lengkap 9 Korban Kebocoran Gas PLTP Geo Dipa Dieng
Dia menambahkan, melihat temannya tak sadarkan diri sejumlah pekerja lain tim kontraktor bermaksud membantu dan menolongnya. Namun sayangnya mereka juga ikut menghirup H2S juga.
Lihat Juga :