Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:23 WIB
loading...
Bukan Sekadar Listrik,...
Seminar Nasional Panas Bumi yang digelar baru-baru ini. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Pengembangan energi panas bumi dinilai semakin berperan dalam mendorong kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah melalui penciptaan nilai ekonomi, penyaluran bonus produksi, serta berbagai program pemberdayaan masyarakat. Selain menghasilkan energi bersih, panas bumi juga memberikan dampak sosial dan lingkungan yang semakin luas di wilayah operasinya.

"Panas bumi tidak hanya menghasilkan energi listrik, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara langsung untuk meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat, memperkuat ketahanan pangan, dan menciptakan nilai tambah bagi daerah," kata Koordinator Investasi dan Kerja Sama Panas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Mustika Delimantoro dalam Seminar Nasional Panas Bumi seperti dikutip, Kamis (18/6/2026).

Baca Juga: Targetkan Kapasitas 1 GW, BREN Pacu Ekspansi Panas Bumi

Menurut Mustika, pengembangan panas bumi telah melahirkan berbagai inovasi yang mendukung ketahanan pangan dan penguatan ekonomi lokal. Pemanfaatan energi panas bumi secara langsung dinilai mampu membuka peluang usaha produktif sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah pengembangan.

Manfaat ekonomi tersebut juga dirasakan pemerintah daerah melalui mekanisme bonus produksi panas bumi. Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Nurdin Yana mengungkapkan, sepanjang 2015 hingga 2025 daerahnya menerima bonus produksi panas bumi sebesar Rp137,84 miliar yang dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Energi Panas Bumi, Tantangan,...
Energi Panas Bumi, Tantangan, Mitos, dan Ekonomi
Pengamat Nilai Kinerja...
Pengamat Nilai Kinerja PGEO 2025 Tegaskan Keuntungan Investasi Sektor Panas Bumi
Targetkan Kapasitas...
Targetkan Kapasitas 1 GW, BREN Pacu Ekspansi Panas Bumi
Star Energy dan SLB...
Star Energy dan SLB Kolaborasi Garap Proyek Panas Bumi Sekincau
Panas Bumi Kian Dilirik...
Panas Bumi Kian Dilirik Investor Asing, Pengamat Berharap Kepemimpinan Baru PGE Percepat Pengembangannya
Panas Bumi Jadi Tulang...
Panas Bumi Jadi Tulang Punggung Transisi Energi, Analis Nilai Prospek PGEO Positif
2026 Jadi Tahun Paling...
2026 Jadi Tahun Paling Kristis Terumbu Karang di Seluruh Dunia
Anomali Gravitasi Berdampak...
Anomali Gravitasi Berdampak pada Bumi dengan Iklim yang Tak Biasa
Panas Bumi di Kabupaten...
Panas Bumi di Kabupaten Manggarai NTT Potensial Jadi Sumber Energi Terbarukan
Rekomendasi
DeepSeek Siap Kembangkan...
DeepSeek Siap Kembangkan Chip AI Sendiri, Ini Bocorannya
Candi Prambanan Jadi...
Candi Prambanan Jadi Saksi Persahabatan Indonesia-India, Prabowo dan Modi Resmikan Konservasi
Bandar Antariksa di...
Bandar Antariksa di Biak: Kenapa Papua Jadi Pilihan BRIN untuk Peluncuran Satelit?
Berita Terkini
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
Koper Jadi Ukuran Baru...
Koper Jadi Ukuran Baru Kenyamanan, Piece Concept Mulai Dibicarakan Penumpang RI
Lagi-lagi, Rupiah Kembali...
Lagi-lagi, Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS
Komisi Ojol 8% Berlaku,...
Komisi Ojol 8% Berlaku, Menteri UMKM Klaim Mayoritas Pengemudi Diuntungkan
Aplikasi Strava Buka...
Aplikasi Strava Buka Suara soal Pungutan PPN 11%, Bagaimana Harga Berlangganan?
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved