Terungkap, Alasan Softbank Batal Danai Pembangunan IKN Nusantara
Rabu, 16 Maret 2022 - 08:39 WIB
Luhut menyebutkan sejumlah Dewan Pengarah lainnya masih tetap sama yakni Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) dan mantan Perdana Menteri (PM) Inggris Tony Blair.
Kemudian, alasan lainnya adalah saham Soft Bank yang anjlok atau drop. Untuk diketahui, saham SoftBank di bursa saham Jepang memang anjlok dalam enam bulan terakhir. Diketahui, sahamnya ambles hingga minus 34,81% dari 6.542 pada September lalu, kini tersisa 4.265 per lembar saham. “Kalau SoftBank itu memang dari awal sudah mundur dia sejak sahamnya drop," terang Luhut.
Alasan terakhir, imbuh Luhut, SoftBank memiliki penempatan pendanaan yang salah satu sumbernya berasal dari negara Timur Tengah yakni SoftBank Vision Fund.
Baca juga: Jokowi Targetkan Pembangunan IKN Rampung 15-20 Tahun
Sebagai catatan, Pendanaan tersebut pertama kali dibentuk pada 2017 dan didukung pendanaannya oleh Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA). Namun kini, kedua negara tersebut meninggalkan pendanaan SoftBank Vision Fund.
Kemudian, alasan lainnya adalah saham Soft Bank yang anjlok atau drop. Untuk diketahui, saham SoftBank di bursa saham Jepang memang anjlok dalam enam bulan terakhir. Diketahui, sahamnya ambles hingga minus 34,81% dari 6.542 pada September lalu, kini tersisa 4.265 per lembar saham. “Kalau SoftBank itu memang dari awal sudah mundur dia sejak sahamnya drop," terang Luhut.
Alasan terakhir, imbuh Luhut, SoftBank memiliki penempatan pendanaan yang salah satu sumbernya berasal dari negara Timur Tengah yakni SoftBank Vision Fund.
Baca juga: Jokowi Targetkan Pembangunan IKN Rampung 15-20 Tahun
Sebagai catatan, Pendanaan tersebut pertama kali dibentuk pada 2017 dan didukung pendanaannya oleh Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA). Namun kini, kedua negara tersebut meninggalkan pendanaan SoftBank Vision Fund.
Lihat Juga :