AS-China Tegang, Mendag Ajak Investor Asing Relokasi Pabrik ke Indonesia
Selasa, 16 Juni 2020 - 21:51 WIB
Untuk menggaet para investor asing itu, pihaknya akan terus melakukan beberapa perjanjian internasional. "Dalam komunikasi perdagangan ini, kami terus membahas proses perjanjian internasional," ujarnya.
Agus mengakui bahwa pandemi Covid-19 membuat pembahasan perjanjian dagang internasional mengalami perlambatan, namun tidak membuat perjanjian dagang batal dilakukan.
"Memang (perjanjian) ini terhambat karena prosesnya memerlukan waktu panjang. Biasanya ketemu fisik dan membahas negosiasi seperti G20 dengan China, Jepang dan negara lainnya. Tapi sekarang menggunakan video conference tapi enggak membuat negosiasi batal," ujarnya.
Agus mengakui bahwa pandemi Covid-19 membuat pembahasan perjanjian dagang internasional mengalami perlambatan, namun tidak membuat perjanjian dagang batal dilakukan.
"Memang (perjanjian) ini terhambat karena prosesnya memerlukan waktu panjang. Biasanya ketemu fisik dan membahas negosiasi seperti G20 dengan China, Jepang dan negara lainnya. Tapi sekarang menggunakan video conference tapi enggak membuat negosiasi batal," ujarnya.
(bon)
Lihat Juga :