IHSG Hari Ini Cetak Rekor 7.000, Cek Prediksi Pawang Saham Besok
Selasa, 22 Maret 2022 - 18:58 WIB
Menurut Al Fatih, dengan penguatan beberapa sektor saham yang masih melanjutkan kenaikan cukup besar dibandingkan sebelumnya, maka setiap kali IHSG mendekati resisten di sekitar 6.650-7.000 akan terjadi tekanan jual.
"Nah ini memang 2-3 hari yang lalu terjadi tekanan jual tapi di 6.930 itu rebound, nah hari ini melanjutkan rebound yang terjadi kemarin. Saya mengharapkan sih dengan cukup meratanya sektor ini indeks kita besok masih bisa mencapai harga tertinggi barangkali sampai intraday ya sekitar 7.030 an," jelasnya.
Dia mengatakan suku bunga Amerika Serikat itu menjadi suatu ancaman bagi bursa, kata Al Fatih, tetapi bisa jadi juga kita emerging market, maka mereka mencari negara yang berpeluang seperti Indonesia karena ada income di komoditas.
Baca Juga: Sesi I IHSG Hari Ini Ditutup Menguat, Asing Belanja Rp608 Miliar
"Jadi akan berdampak pada kenaikan di sektor ini dan pertumbuhan negara kita. Intraday kita sempat di 7031 kalau terjadi koreksi 6970-6930 kemungkinan akan tertahan disana," pungkasnya.
"Nah ini memang 2-3 hari yang lalu terjadi tekanan jual tapi di 6.930 itu rebound, nah hari ini melanjutkan rebound yang terjadi kemarin. Saya mengharapkan sih dengan cukup meratanya sektor ini indeks kita besok masih bisa mencapai harga tertinggi barangkali sampai intraday ya sekitar 7.030 an," jelasnya.
Dia mengatakan suku bunga Amerika Serikat itu menjadi suatu ancaman bagi bursa, kata Al Fatih, tetapi bisa jadi juga kita emerging market, maka mereka mencari negara yang berpeluang seperti Indonesia karena ada income di komoditas.
Baca Juga: Sesi I IHSG Hari Ini Ditutup Menguat, Asing Belanja Rp608 Miliar
"Jadi akan berdampak pada kenaikan di sektor ini dan pertumbuhan negara kita. Intraday kita sempat di 7031 kalau terjadi koreksi 6970-6930 kemungkinan akan tertahan disana," pungkasnya.
(nng)
Lihat Juga :