Sesi I IHSG Hari Ini Ditutup Menguat, Asing Belanja Rp608 Miliar
Selasa, 22 Maret 2022 - 12:57 WIB
loading...
IHSG hari ini ditutup menguat di sesi pertama perdagangan. Foto/Dok Antara
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini terpantau perkasa pada penutupan sesi pertama perdagangan, Selasa (22/3/2022). Indeks ditutup menguat 24,91 poin atau 0,36% di level 6.980.
Sejak dibuka positif di 6.974, indeks acuan tampak mampu mempertahankan penguatannya hingga sempat menyentuh level 7.003 pada pagi tadi.
Terdapat 297 saham menguat, 203 saham melemah, dan 169 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp7,63 triliun dari 13,20 miliar saham yang diperdagangkan.
Menyusul IHSG, indeks LQ45 naik 0,47% ke 1.008,42, indeks JII tumbuh 0,90% ke 579,61, indeks IDX30 menguat 0,46% ke 538,90, dan indeks MNC36 menanjak 0,38% ke 340,23.
Baca juga: Tampil Perkasa pada Awal Sesi, IHSG Hari Ini Bertengger di Level 6.974
Sebagian besar indeks sektoral mengalami kenaikan antara lain properti 0,39%, infrastruktur 0,15%, transportasi 0,15%, energi 1,32%, bahan baku 1,01%, keuangan 0,11%, nonsiklikal 0,27%, siklikal 0,64%, industri 0,39%, dan teknologi 0,44%. Sementara yang melemah adalah kesehatan minus 0,48%.
Investor asing terpantau melakukan net buy secara akumulatif sebesar Rp608,81 miliar, mencakup Rp580,84 miliar di pasar reguler, dan Rp27,98 miliar di pasar negosiasi tunai.
Sejak dibuka positif di 6.974, indeks acuan tampak mampu mempertahankan penguatannya hingga sempat menyentuh level 7.003 pada pagi tadi.
Terdapat 297 saham menguat, 203 saham melemah, dan 169 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp7,63 triliun dari 13,20 miliar saham yang diperdagangkan.
Menyusul IHSG, indeks LQ45 naik 0,47% ke 1.008,42, indeks JII tumbuh 0,90% ke 579,61, indeks IDX30 menguat 0,46% ke 538,90, dan indeks MNC36 menanjak 0,38% ke 340,23.
Baca juga: Tampil Perkasa pada Awal Sesi, IHSG Hari Ini Bertengger di Level 6.974
Sebagian besar indeks sektoral mengalami kenaikan antara lain properti 0,39%, infrastruktur 0,15%, transportasi 0,15%, energi 1,32%, bahan baku 1,01%, keuangan 0,11%, nonsiklikal 0,27%, siklikal 0,64%, industri 0,39%, dan teknologi 0,44%. Sementara yang melemah adalah kesehatan minus 0,48%.
Investor asing terpantau melakukan net buy secara akumulatif sebesar Rp608,81 miliar, mencakup Rp580,84 miliar di pasar reguler, dan Rp27,98 miliar di pasar negosiasi tunai.
Lihat Juga :