Maman Abdurrahman: Usaha Pemerintah Atasi Kelangkaan Migor Maksimal, Tapi Butuh Dukungan Masyarakat
Selasa, 22 Maret 2022 - 21:17 WIB
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Maman Abdurrahman. FOTO/SINDOnews
JAKARTA - Permasalahan terkait kelangkaan dan mahalnya harga minyak goreng masih menjadi isu panas menjelang Ramadan. Kenaikan harga minyak goreng, utamanya dipicu oleh naiknya harga CPO internasional hingga 2 kali lipat dari harga sebelumnya. Ini berdampak pada naiknya Harga Pokok Produksi (HPP).
Ketersediaan di pasar tradisional aman walaupun harganya mahal atau di atas HET (Harga Eceran Tertinggi). Sementara itu, ketersediaan di gerai modern mengalami kekosongan, karena meningkatnya permintaan setelah gerai modern mengikuti HET.
“Ada pula spekulan yang mencoba mengambil untung dari kondisi ini,” kata Maman Abdurrahman, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Selasa (22/3/2022).
Baca Juga: Harga Minyak Goreng di Swalayan Mahal, Pengusaha: Harap Maklum
Penyebab langka dan mahalnya harga minyak goreng sekarang ini, selain karena ulah spekulan, juga akibat kelangkaan bahan baku dan gangguan kondisi supply chain dunia. “Ada banyak penyebabnya. Ulah mafia dan spekulan yang mengganggu proses supply chain di dalam negeri juga tidak bisa diabaikan,” kata Maman, anggota Fraksi Partai Golkar.
Ketersediaan di pasar tradisional aman walaupun harganya mahal atau di atas HET (Harga Eceran Tertinggi). Sementara itu, ketersediaan di gerai modern mengalami kekosongan, karena meningkatnya permintaan setelah gerai modern mengikuti HET.
“Ada pula spekulan yang mencoba mengambil untung dari kondisi ini,” kata Maman Abdurrahman, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Selasa (22/3/2022).
Baca Juga: Harga Minyak Goreng di Swalayan Mahal, Pengusaha: Harap Maklum
Penyebab langka dan mahalnya harga minyak goreng sekarang ini, selain karena ulah spekulan, juga akibat kelangkaan bahan baku dan gangguan kondisi supply chain dunia. “Ada banyak penyebabnya. Ulah mafia dan spekulan yang mengganggu proses supply chain di dalam negeri juga tidak bisa diabaikan,” kata Maman, anggota Fraksi Partai Golkar.
Lihat Juga :