Harga Minyak Goreng di Swalayan Mahal, Pengusaha: Harap Maklum
Selasa, 22 Maret 2022 - 14:39 WIB
loading...
Minyak goreng kemasan kini tersedia melimpah di ritel modern seperti minimarket atau swalayan. Namun, harganya relatif mahal. Foto/Dok Antara
A
A
A
JAKARTA - Menyusul dicabutnya aturan Harga Eceran Tertinggi (HET), minyak goreng kemasan kini tersedia melimpah di ritel modern seperti minimarket atau swalayan. Namun, harganya relatif mahal dibanding sebelumnya.
Sebagai catatan, sebelum HET dicabut, harga minyak goreng kemasan sekitar Rp14.000 per liter dan kini harganya melambung ke kisaran Rp23.000-25.000 per liter.
Bahkan, berdasarkan pantauan di minimarket tertentu harga minyak goreng sawit dibanderol lebih dari Rp50.000 untuk kemasan 2 liter. Sebelumnya, harga minyak goreng ukuran 2 liter berkisar Rp38.000-40.000.
Baca juga: Rachmat Gobel: Tak Ada Mafia Minyak Goreng, Hanya Pengusaha Cari Untung
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey mengatakan, harga minyak goreng melambung di ritel modern karena harga yang diterima dari distributor juga sudah tinggi. Jadi, masyarakat harap memaklumi.
"Di ritel itu sudah free market, sudah dilepaskan sesuai dengan harga keekonomiannya. Di mana kami menjual harga tersebut yang kurang lebih 70% di atas karena kita dapatkan minyak goreng dari distributor dengan harga yang sudah tinggi sekali akibat dari free market. Semoga masyarakat bisa maklum," ujarnya saat berdialog di IDX Channel, Selasa (22/3/2022).
Baca juga: Viral 2,5 Ton Minyak Goreng Tumpah di Laut, Polri Pastikan Hoaks
Sebagai catatan, sebelum HET dicabut, harga minyak goreng kemasan sekitar Rp14.000 per liter dan kini harganya melambung ke kisaran Rp23.000-25.000 per liter.
Bahkan, berdasarkan pantauan di minimarket tertentu harga minyak goreng sawit dibanderol lebih dari Rp50.000 untuk kemasan 2 liter. Sebelumnya, harga minyak goreng ukuran 2 liter berkisar Rp38.000-40.000.
Baca juga: Rachmat Gobel: Tak Ada Mafia Minyak Goreng, Hanya Pengusaha Cari Untung
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey mengatakan, harga minyak goreng melambung di ritel modern karena harga yang diterima dari distributor juga sudah tinggi. Jadi, masyarakat harap memaklumi.
"Di ritel itu sudah free market, sudah dilepaskan sesuai dengan harga keekonomiannya. Di mana kami menjual harga tersebut yang kurang lebih 70% di atas karena kita dapatkan minyak goreng dari distributor dengan harga yang sudah tinggi sekali akibat dari free market. Semoga masyarakat bisa maklum," ujarnya saat berdialog di IDX Channel, Selasa (22/3/2022).
Baca juga: Viral 2,5 Ton Minyak Goreng Tumpah di Laut, Polri Pastikan Hoaks
Lihat Juga :