Minyak Goreng Sempat Gaib, Industri: Banyak yang Ambil Kesempatan dalam Kesempitan

Kamis, 24 Maret 2022 - 13:12 WIB
Stok minyak goreng tiba-tiba melimpah ruah setelah Harga Eceran Tertinggi (HET) dicabut. Padahal sebelumnya, minyak goreng sempat langka dan gaib di pasaran, ternyata begini sebabnya. Foto/Dok
JAKARTA - Stok minyak goreng tiba-tiba melimpah ruah setelah Harga Eceran Tertinggi (HET) dicabut. Padahal sebelumnya, minyak goreng sempat langka dan sulit mendapatkannya di pasaran.

Baca Juga: Balada Minyak Goreng Curah: Sempat Akan Dilarang, Kini Malah Kembali Dibangkitkan



Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) Sahat Sinaga mengatakan, pasokan minyak di Indonesia sebenarnya sudah melimpah ruah sejak awal.

"Namun disparitas harga yang demikian besar antara market price (harga pasar) dan HET ini akhirnya banyak yang ambil kesempatan dalam kesempitan," kata Sahat dalam Market Review IDX Channel, Kamis (24/3/2022).

Lanjutnya, dari total produksi minyak sebesar 49 juta ton, kebutuhan minyak goreng untuk pasar domestik hanya 4,9 juta ton. Produsen juga sudah menggelontorkan minyak goreng sebesar 465 ribu KL, lebih banyak dari kebutuhan masyarakat yang secara historikal dipatok 319 ribu KL.

"Artinya ada over 45%. Produksi tahun ini juga lebih tinggi dibanding tahun lalu yaitu 49 juta ton, tahun lalu 46,8 juta ton, dimana ada peningkatan," jelas Sahat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!