Dukung Gelaran Hipmi Digital Fest 2022, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo: Relevan dan Tepat Waktu
Rabu, 30 Maret 2022 - 14:22 WIB
Disebutnya, berdasarkan riset dari Google, Temasek, dan Bain & Company pada laporan e-Conomy SEA 2021 menyebutkan ada empat perkembangan positif terkait ekonomi digital Indonesia selama 2020 dan paruh pertama 2021.
Pertama, terdapat peningkatan sebanyak 21 juta konsumen digital baru. Kedua, nilai Produk Nasional Bruto (PNB) di Indonesia diperkirakan mencapai USD 70 miliar dengan pertumbuhan year on year 49%.
"Ketiga, sebanyak 28% pelaku usaha di Indonesia menyatakan bahwa mereka tidak akan bisa bertahan selama pandemi jika bukan karena adanya platform digital indonesia," papar wamen kelahiran 1987 itu.
Baca juga: Digitalisasi Pelayanan Publik Dorong Kemajuan Wilayah Pedesaan
Keempat, sambung dia, Indonesia merupakan tujuan investasi digital terpopuler yang ada di Asia Tenggara. Selain itu, Angela menambahkan, Kementerian Perdagangan memprediksi ekonomi digital RI akan tumbuh menjadi Rp4.531 triliun pada tahun 2030 dan sektor e-commerce akan menjadi pendorong yang utama.
Pertama, terdapat peningkatan sebanyak 21 juta konsumen digital baru. Kedua, nilai Produk Nasional Bruto (PNB) di Indonesia diperkirakan mencapai USD 70 miliar dengan pertumbuhan year on year 49%.
"Ketiga, sebanyak 28% pelaku usaha di Indonesia menyatakan bahwa mereka tidak akan bisa bertahan selama pandemi jika bukan karena adanya platform digital indonesia," papar wamen kelahiran 1987 itu.
Baca juga: Digitalisasi Pelayanan Publik Dorong Kemajuan Wilayah Pedesaan
Keempat, sambung dia, Indonesia merupakan tujuan investasi digital terpopuler yang ada di Asia Tenggara. Selain itu, Angela menambahkan, Kementerian Perdagangan memprediksi ekonomi digital RI akan tumbuh menjadi Rp4.531 triliun pada tahun 2030 dan sektor e-commerce akan menjadi pendorong yang utama.
Lihat Juga :