Terungkap! Alasan Harga BBM Pertamax Termurah di Asia Tenggara
Rabu, 30 Maret 2022 - 20:08 WIB
Menurut dia harga Pertamax di angka Rp9.000 per liter tidak relevan lagi diterapkan di tengah melonjaknya harga minyak dunia saat ini. Pertamina harus menanggung beban yang berat lantaran tidak sesuai dengan harga pasar yang diperkirakan bisa menembus angka Rp16.000 per liter dengan harga minyak dunia telah mencapai di atas USD100 per barel.
Komaidi mengatakan bahwa seharusnya Pertamax bisa mengikuti harga pasar lantaran tidak disubsidi pemerintah atau merupakan BBM non Public Service Obligation (PSO). Secara konsekwensi Pertamina harus menanggung beban selisih harga yang cukup besar karena tidak sesuai dengan harga keekonomian saat ini. "Kita walaupun BBM non subsidi tetap ada batasan harga tertinggi dan harga terendah untuk melindungi konsumen dan produsen," jelasnya.
Dia melanjutkan, jadi harga BBM di Indonesia bisa lebih murah karena kebijakan yang diambil pemerintah meskipun ada konsekuensi yang harus dibayar dari keputusan tersebut. Tak berhenti di situ, kenaikan harga minyak dunia juga akan memberatkan APBN karena beban fiskal diakibatkan subsidi BBM. "Seperti yang Bu Menkeu kemarin bilang, beban fiskal subsidi BBM ini besar sekali," tuturnya.
Baca Juga: Pertalite Jadi BBM Subsidi, Erick Thohir: Mohon Maaf Kalau Pertamax Naik
Berdasarkan data Globalpetrolprices, harga BBM di Singapura mencapai Rp30.800 per liter, Thailand Rp20.300, Laos Rp23.300 per liter, Filipina Rp 18.900 per liter, Vietnam Rp19.000 per liter, Kamboja Rp16.600 per liter dan Myanmar Rp16.600 per liter.
Komaidi mengatakan bahwa seharusnya Pertamax bisa mengikuti harga pasar lantaran tidak disubsidi pemerintah atau merupakan BBM non Public Service Obligation (PSO). Secara konsekwensi Pertamina harus menanggung beban selisih harga yang cukup besar karena tidak sesuai dengan harga keekonomian saat ini. "Kita walaupun BBM non subsidi tetap ada batasan harga tertinggi dan harga terendah untuk melindungi konsumen dan produsen," jelasnya.
Dia melanjutkan, jadi harga BBM di Indonesia bisa lebih murah karena kebijakan yang diambil pemerintah meskipun ada konsekuensi yang harus dibayar dari keputusan tersebut. Tak berhenti di situ, kenaikan harga minyak dunia juga akan memberatkan APBN karena beban fiskal diakibatkan subsidi BBM. "Seperti yang Bu Menkeu kemarin bilang, beban fiskal subsidi BBM ini besar sekali," tuturnya.
Baca Juga: Pertalite Jadi BBM Subsidi, Erick Thohir: Mohon Maaf Kalau Pertamax Naik
Berdasarkan data Globalpetrolprices, harga BBM di Singapura mencapai Rp30.800 per liter, Thailand Rp20.300, Laos Rp23.300 per liter, Filipina Rp 18.900 per liter, Vietnam Rp19.000 per liter, Kamboja Rp16.600 per liter dan Myanmar Rp16.600 per liter.
(nng)
Lihat Juga :