IATA Targetkan Produksi Batu Bara 4,5 Juta Metrik Ton di 2022

Jum'at, 08 April 2022 - 18:30 WIB


Tak hanya itu, guna meningkatkan kinerja IATA berencana mengakuisisi sejumlah perusahaan eksplorasi dan produsen tambang batu bara di Kalimantan Timur hingga perusahaan ekplorasi minyak di wilayah Papua.

"Rencana kami akan buka dua izin usaha wilayah pertambangan. Saat ini memiliki 9 IUP ditargetkan pada 2023," kata dia.

Baca Juga: IATA Pertajam Fokus Investasi di Sektor Energi

Di smaping itu, pihaknya juga akan masuk ke industri hulu hilir. MNC Investama akan membentuk ekosistem usaha batu bara dari hulu hingga hilir. Tak berhenti di situ IATA juga akan membua peluang masuk di bisnis hulu migas. "Ke depan kita nggak cuma batu bara saja, bisa jadi masuk ke oil and gas dan usaha pertambangan nikel," jelasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!