DEN: Tindak Tegas Pelaku Penyelewengan Solar Subsidi

Rabu, 13 April 2022 - 13:35 WIB
Baca Juga: Tangan Mati Rusia, Senjata yang Tembakkan 30 Nuklir Sekaligus Mampu Lenyapkan Barat

Djoko menambahkan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebelumnya juga pernah menginisiasi sistem monitoring pengendalian BBM dengan Radio Frequency Identification (RFID). Sayangnya, setelah terpasang hampir di 250 ribu kendaraan, program tersebut dihentikan.

Penyalahgunaan solar bersubsidi disinyalir menjadi faktor utama jebolnya kuota solar bersubsidi yang tahun ini ditetapkan sebesar 14,09 juta kiloliter (KL) khusus untuk sektor ritel. Pertamina memperkirakan hingga akhir 2022, konsumsi solar bersubsidi akan mencapai 16 juta KL.

Djoko menegaskan, untuk menekan penyalahgunaan BBM bersubsidi, termasuk solar, yang dibutuhkan adalah pengawasan ketat. Pencegahan penyelewengan solar bersubsidi juga akan membantu pemerintah dan Pertamina yang harus menanggung tambahan beban subsidi.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!