Negara-negara Ini Disebut-sebut Jadi Korban Jebakan Utang China

Senin, 18 April 2022 - 17:19 WIB
Negara ini juga merupakan salah satu pemegang utang luar negeri terbesar ke China. Data dari Kementerian Keuangan Tajikistan menunjukkan, China Export-Import Bank memegang lebih dari USD1,1 miliar dari total utang luar negeri Tajikistan senilai USD3,2 miliar pada tahun 2020.

Beijing disebut telah merebut beberapa konsesi dari negara-negara ini, terutama penyerahan 1.158 km persegi wilayah di pegunungan Pamir dan meningkatnya kehadiran Perusahaan Militer Swasta China (PMC) untuk memberikan keamanan bagi proyek infrastruktur di Asia Tengah.

Baca Juga: Menlu China: Kami Tak Menjebak Afrika dalam Perangkap Utang

5. Montenegro

Di Eropa, Montenegro tengah berjuang untuk membayar kembali pinjaman ke China untuk jalan raya yang dibangun oleh China Road and Bridge Corporation. Negara Adriatik berpenduduk 620.000 orang itu meminjam sebesar USD944 juta dari China pada tahun 2014 untuk mendanai jalan raya yang setelah selesai, akan menghubungkan pelabuhan utama Bar dengan tetangganya, Serbia yang terkurung daratan.

Tetapi, pekerjaan tak kunjung selesai sementara dananya telah dihabiskan. Lebih buruk lagi, kontrak proyek tersebut menyatakan bahwa jika Montenegro akhirnya tidak dapat membayar kembali pinjaman, negara harus menyerahkan sebagian wilayahnya ke China.

Tahun lalu, lembaga penelitian yang berbasis di AS AidData menyebutkan, ada lebih dari 40 negara berpenghasilan rendah dan menengah, yang eksposur utangnya kepada China lebih dari 10% dari ukuran output ekonomi tahunannya (PDB).
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!