IPB Dukung Kementan Perluas Diversifikasi Pangan Lokal
Minggu, 24 April 2022 - 19:12 WIB
Untuk itu, Netti mengajak masyarakat Indonesia agar melakukan penanaman pangan lokal seperti singkong, jagung, pisang, talas, sagu dan juga kentang. Semua jenis pangan lokal tersebut bisa diolah menjadi berbagai makanan kaya karbohidrat dan juga jenis kudapan lainnya.
"Mari semangat menanam, jangan putus asa dengan kondisi global. Karena itu kita perlu beralih ke pangan lokal," katanya.
Terkait hal ini, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mendorong kemandirian pangan untuk mengurangi ketergantungan impor. Di antaranya melalui diversifikasi pangan sebagai pengganti makanan utama dalam menghadapi berbagai ancaman krisis global.
"Pangan itu tidak harus beras, kita melakukan juga upaya diversifikasi pangan. Beberapa pangan lokal kita intervensi seperti singkong, talas, dan umbi-umbian lainnya," katanya beberapa waktu lalu.
Sebelumnya Kementan mendorong penguatan pangan lokal seperti komoditas timun suri yang selama ini jarang dibicarakan. Apalagi, timun suri adalah komoditas Umbi-umbian yang memiliki potensi pasar yang cukup besar.
"Mari semangat menanam, jangan putus asa dengan kondisi global. Karena itu kita perlu beralih ke pangan lokal," katanya.
Terkait hal ini, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mendorong kemandirian pangan untuk mengurangi ketergantungan impor. Di antaranya melalui diversifikasi pangan sebagai pengganti makanan utama dalam menghadapi berbagai ancaman krisis global.
"Pangan itu tidak harus beras, kita melakukan juga upaya diversifikasi pangan. Beberapa pangan lokal kita intervensi seperti singkong, talas, dan umbi-umbian lainnya," katanya beberapa waktu lalu.
Sebelumnya Kementan mendorong penguatan pangan lokal seperti komoditas timun suri yang selama ini jarang dibicarakan. Apalagi, timun suri adalah komoditas Umbi-umbian yang memiliki potensi pasar yang cukup besar.
Lihat Juga :