IHSG Lemas di Sesi I, Asing Borong Emiten Tower Triliunan Rupiah
Senin, 25 April 2022 - 12:55 WIB
IHSG sesi pertama ditutup di zona merah. Foto/Antara
JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini ditutup di zona merah atau turun 10,13 poin (0,14%) di 7.215,46 pada perdagangan sesi pertama Senin (25/4/2022). Sejak bel pembukaan, IHSG masih tertekan aksi jual dan range siang ini berada di area 7.121-7.225.
Baca juga: IHSG Hari Ini Dibuka Tertekan, Asing Borong TBIG Rp3,28 Triliun di Pasar Nego
Terdapat 165 saham menguat, 388 saham melemah, dan 131 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp12,74 triliun dari 17,82 miliar saham yang diperdagangkan.
Indeks LQ45 naik 0,42% ke 1.061,29, indeks JII merosot 0,06% ke 605,89, indeks IDX30 tumbuh 0,48% ke 569,13, dan indeks MNC36 menanjak 0,35% ke 354,08.
Investor asing terpantau melakukan net buy akumulatif senilai Rp3,37 triliun, terdiri dari Rp75,52 miliar di pasar reguler, dan crossing saham Rp3,30 triliun di pasar negosiasi. Pembelian fantastis ini berasal dari transaksi crossing saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG).
Sementara pembelian asing terhadap sejumlah emiten big caps di pasar reguler antara lain PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp181,3 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp36,1 miliar, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp23,0 miliar.
Baca juga: IHSG Hari Ini Dibuka Tertekan, Asing Borong TBIG Rp3,28 Triliun di Pasar Nego
Terdapat 165 saham menguat, 388 saham melemah, dan 131 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp12,74 triliun dari 17,82 miliar saham yang diperdagangkan.
Indeks LQ45 naik 0,42% ke 1.061,29, indeks JII merosot 0,06% ke 605,89, indeks IDX30 tumbuh 0,48% ke 569,13, dan indeks MNC36 menanjak 0,35% ke 354,08.
Investor asing terpantau melakukan net buy akumulatif senilai Rp3,37 triliun, terdiri dari Rp75,52 miliar di pasar reguler, dan crossing saham Rp3,30 triliun di pasar negosiasi. Pembelian fantastis ini berasal dari transaksi crossing saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG).
Sementara pembelian asing terhadap sejumlah emiten big caps di pasar reguler antara lain PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp181,3 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp36,1 miliar, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp23,0 miliar.
Lihat Juga :