Kejar Target Serapan KUR Rp373 Triliun , Kemenkop UKM Gandeng Swasta

Senin, 25 April 2022 - 15:02 WIB
Kemenkop UKM menggandeng CrediBook melakukan pendampingan KUR bagi UKM di 15 provinsi. Foto/Ist
JAKARTA - Pemerintah terus memperkuat sektor usaha kecil menengah ( UKM ) agar terus bertumbuh. Untuk itu, Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) melakukan pembekalan pendampingan kredit usaha rakyat ( KUR ) di 15 provinsi agar pelaku UKM lebih mudah mengakses pendanaan untuk pengembangan usaha dengan melibatkan swasta.

Diharapkan kolaborasi dengan swasta dalam kegiatan pembekalan ini bisa mendorong target serapan KUR yang sebelumnya hanya Rp280 triliun pada tahun 2021 menjadi Rp373,17 triliun tahun ini.



Baca Juga: Pemerintah Tingkatkan Akses Pembiayaan KUR bagi UMKM

Asisten Deputi Pembiayaan UKM, Kementerian Koperasi dan UKM, Irene Swa Suryani mengatakan, terdapat 190 tenaga pendamping KUR bagi UKM di 15 provinsi di Indonesia yang masing-masing diminta mendampingi 60 UKM selama 6 bulan. Total ada sekitar 11.400 target UKM yang didampingi untuk pengajuan KUR.

"Tenaga pendamping akan mencari UKM yang memiliki potensi, tapi belum bisa mengakses KUR. Biasanya, UKM tidak bisa mengakses KUR karena banyak faktor. Salah satunya tidak ada catatan keuangan. Padahal untuk bisa mendapat pinjaman usaha, pencatatan keuangan menjadi salah satu hal yang wajib," ujar Irene dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/4/2022).

Oleh karena itu, lanjut dia, Kementerian Koperasi dan UKM melalui Deputi Bidang Usaha Mikro menggandeng CrediBook sebagai salah satu pemateri untuk memberikan fasilitas pencatatan riwayat keuangan yang bisa dilakukan UKM. "Pencatatan keuangan kerap menjadi batu sandungan UKM mengakses KUR. Masalah ini tidak bisa ditangani pemerintah saja. Dengan menggandeng CrediBook, kami berharap UKM bisa lebih mudah mengakses KUR," kata Irene.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!