UE Bakal Lebih Mudah Menemukan Pemasok Minyak Baru, Tapi Tidak dengan Gas Rusia
Rabu, 04 Mei 2022 - 21:47 WIB
"Mereka bisa menaikkan harga, mengurangi volume. Mereka memiliki banyak daya tawar," papar Piper.
Di tempat lain, lembaga penelitian energi EWI mengatakan Jerman, harus membatasi penggunaan gas mulai dari sekarang untuk mempersiapkan kemungkinan pemutusan dari Rusia di masa depan.
Uniper, salah satu perusahaan energi terbesar Jerman, juga memperingatkan, larangan Uni Eropa terhadap minyak Rusia dapat mendorong Moskow untuk menghentikan aliran gas ke arah barat.
Bayar Gas Rusia Pakai Rubel Bikin Bingung
Pada pekan lalu, perusahaan energi menerangkan, bakal membayar dengan mata uang euro yang kemudian dikonversi menjadi rubel untuk memenuhi permintaan Kremlin agar semua transaksi pembelian gas dilakukan dalam mata uang Rusia.
"Kami menganggap konversi pembayaran sesuai dengan undang-undang sanksi dan keputusan Rusia memungkinkan hal itu," kata seorang juru bicara Uniper kepada BBC.
Di tempat lain, lembaga penelitian energi EWI mengatakan Jerman, harus membatasi penggunaan gas mulai dari sekarang untuk mempersiapkan kemungkinan pemutusan dari Rusia di masa depan.
Uniper, salah satu perusahaan energi terbesar Jerman, juga memperingatkan, larangan Uni Eropa terhadap minyak Rusia dapat mendorong Moskow untuk menghentikan aliran gas ke arah barat.
Bayar Gas Rusia Pakai Rubel Bikin Bingung
Pada pekan lalu, perusahaan energi menerangkan, bakal membayar dengan mata uang euro yang kemudian dikonversi menjadi rubel untuk memenuhi permintaan Kremlin agar semua transaksi pembelian gas dilakukan dalam mata uang Rusia.
"Kami menganggap konversi pembayaran sesuai dengan undang-undang sanksi dan keputusan Rusia memungkinkan hal itu," kata seorang juru bicara Uniper kepada BBC.
Lihat Juga :