Setelah Lebih dari 3 Dekade, McDonald's Akhirnya Tinggalkan Rusia

Senin, 16 Mei 2022 - 19:41 WIB
"Tidak mungkin untuk mengabaikan krisis kemanusiaan yang disebabkan oleh perang di Ukraina. Dan tidak mungkin membayangkan Lengkungan Emas mewakili harapan dan janji yang sama yang membawa kami memasuki pasar Rusia 32 tahun lalu," kata Chief Executive Officer Chris Kempczinski dalam surat kepada karyawan, seperti dilansir Reuters, Senin (16/5/2022).

Baca Juga: Netflix Resmi Blok Layanannya di Rusia

Sebelumnya, pabrikan mobil Prancis Renault juga menyatakan akan menjual saham mayoritasnya di Avtovaz ke lembaga sains Rusia. Perusahaan menambahkan bahwa kesepakatan itu termasuk opsi enam tahun untuk membeli kembali sahamnya.

Sejumlah perusahaan Barat lainnya juga telah setuju untuk menjual aset mereka di Rusia atau menyerahkannya kepada manajer lokal saat mereka berjuang untuk mematuhi sanksi atas konflik Ukraina dan menghadapi ancaman dari Kremlin bahwa aset milik asing dapat disita.

McDonald's menyatakan ingin menjual restorannya di Rusia kepada pembeli lokal, tetapi akan mempertahankan merek dagangnya. Perusahaan akan memastikan 62.000 karyawannya di Rusia terus dibayar sampai penutupan transaksi apa pun dan mereka memiliki pekerjaan di masa depan dengan pembeli potensial.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!