Kasus Covid-19 Rendah dan Mudik Lancar, Sri Mulyani: Nikmat Mana Lagi yang Engkau Dustakan?
Jum'at, 20 Mei 2022 - 11:07 WIB
Menkeu Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, setelah selama dua tahun lebih dunia menghadapi pandemi COVID-19, dia bersyukur Indonesia bisa mengendalikannya. Foto/Dok
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, setelah selama dua tahun lebih dunia menghadapi pandemi COVID-19, dia bersyukur Indonesia bisa mengendalikannya. Dia mengatakan, ini semua berkat kerja sama, kedisiplinan, sinergi dan kegotong-royongan seluruh komponen bangsa.
"Dengan rendahnya kasus Covid-19 dan akselerasi program vaksinasi yang mencapai 61,5% dosis kedua dan bahkan vaksin tambahan (booster), serta penerapan protokol kesehatan. Alhamdulillah, tahun ini lebih dari 84 juta masyarakat dapat kembali menjalankan mudik di Hari Raya Idul Fitri untuk berlebaran dan berkumpul dengan sanak-saudara tercinta," ujar Sri Mulyani dalam rapat paripurna DPR RI di Jakarta, Jumat (20/5/2022).
Baca Juga: Deretan Hal Ini Bisa Ganggu Pemulihan Ekonomi RI, Sri Mulyani Was-was
Sri Mulyani menyampaikan, mobilitas masyarakat yang begitu masif di tengah pandemi yang belum berakhir mampu dikelola secara relatif lancar, aman, selamat, dan semarak. Hal ini, sambung dia, tentu mampu merekatkan kembali dan mempertebal tali sosial, sekaligus menggerakkan dan pemulihan ekonomi Indonesia.
"Dengan rendahnya kasus Covid-19 dan akselerasi program vaksinasi yang mencapai 61,5% dosis kedua dan bahkan vaksin tambahan (booster), serta penerapan protokol kesehatan. Alhamdulillah, tahun ini lebih dari 84 juta masyarakat dapat kembali menjalankan mudik di Hari Raya Idul Fitri untuk berlebaran dan berkumpul dengan sanak-saudara tercinta," ujar Sri Mulyani dalam rapat paripurna DPR RI di Jakarta, Jumat (20/5/2022).
Baca Juga: Deretan Hal Ini Bisa Ganggu Pemulihan Ekonomi RI, Sri Mulyani Was-was
Sri Mulyani menyampaikan, mobilitas masyarakat yang begitu masif di tengah pandemi yang belum berakhir mampu dikelola secara relatif lancar, aman, selamat, dan semarak. Hal ini, sambung dia, tentu mampu merekatkan kembali dan mempertebal tali sosial, sekaligus menggerakkan dan pemulihan ekonomi Indonesia.
Lihat Juga :