Kinerja Bank-bank Himbara Positif, Analis: Mandiri Memimpin
Jum'at, 20 Mei 2022 - 16:37 WIB
Pertumbuhan ROA Mandiri pada kuartal I-2022 tercatat mencapai 1,12%. Kemudian, pendapatan bunga Bank Mandiri pada periode yang sama mencapai Rp18,9 triliun, tumbuh 6,9% yoy.
Bank Mandiri juga berhasil menurunkan beban bunga secara drastis dari Rp4,8 triliun menjadi Rp3,8 triliun alias turun 21,4%. Dalam hal pendapatan operasional sebelum pencadangan (Pre-Provisioning Operating Profit/PPOP), Mandiri berhasil meraih Rp14,0 triliun, tumbuh 28,3%.
Dengan pertumbuhan indikator kinerja itu, kata Kiswoyo, Bank Mandiri bisa dibilang berhasil menyesuaikan bisnisnya dengan kondisi perekonomian yang terdampak pandemi Covid-19. "Ini menggambarkan produktivitas Bank Mandiri sangat tinggi dan efisiensi yang dicapai sangat besar," ujarnya, Jumat (20/5/2022).
Sementara, Ekonom Indef Eko Listyanto menilai tingginya pertumbuhan ROA Bank Mandiri mengindikasikan perseroan memiliki kemampuan dalam mengelola aset-aset produktif menjadi aset yang menghasilkan untuk mendukung pendapatan bisnisnya. "Di sini terlihat, Bank Mandiri lebih banyak mengelola aset-aset agunan nasabah yang sifatnya likuid," ujarnya.
Baca Juga: Selain Turki, Negara NATO Lainnya Ingin Blokir Swedia dan Finlandia untuk Gabung
Bank Mandiri juga berhasil menurunkan beban bunga secara drastis dari Rp4,8 triliun menjadi Rp3,8 triliun alias turun 21,4%. Dalam hal pendapatan operasional sebelum pencadangan (Pre-Provisioning Operating Profit/PPOP), Mandiri berhasil meraih Rp14,0 triliun, tumbuh 28,3%.
Dengan pertumbuhan indikator kinerja itu, kata Kiswoyo, Bank Mandiri bisa dibilang berhasil menyesuaikan bisnisnya dengan kondisi perekonomian yang terdampak pandemi Covid-19. "Ini menggambarkan produktivitas Bank Mandiri sangat tinggi dan efisiensi yang dicapai sangat besar," ujarnya, Jumat (20/5/2022).
Sementara, Ekonom Indef Eko Listyanto menilai tingginya pertumbuhan ROA Bank Mandiri mengindikasikan perseroan memiliki kemampuan dalam mengelola aset-aset produktif menjadi aset yang menghasilkan untuk mendukung pendapatan bisnisnya. "Di sini terlihat, Bank Mandiri lebih banyak mengelola aset-aset agunan nasabah yang sifatnya likuid," ujarnya.
Baca Juga: Selain Turki, Negara NATO Lainnya Ingin Blokir Swedia dan Finlandia untuk Gabung
Lihat Juga :