Tanam Duit Rp1.923 T di Kaltara untuk Industri Hijau, Luhut: Bagian Negosiasi dengan Tesla

Rabu, 25 Mei 2022 - 20:16 WIB
"Mereka akan lihat green energy dan kita punya 437 potensi green energi dan semua sedang berproses saat ini," paparnya.

Sambung Menko Luhut memaparkan, bahwa adanya kawasan industri di Kalimantan Utara diyakini akan membantu Indonesia dalam bertransformasi. "Saya memulai proyek ini 5 tahun yang lalu setelah melakukan peninjauan. Sekarang kita akan punya petrochemical terbesar di dunia, 132 milliar dolar dihabiskan untuk proyek ini," jelasnya.

Baca Juga: Jawab Undangan Jokowi, Elon Musk ke Indonesia November

Ia juga menyatakan, bahwa hal ini tidak semata-mata didapatkan dengan mudah, melainkan melewati proses negosiasi panjang dengan Tesla . "Apakah gampang? tentu saja tidak," tegas Luhut.

"Proyek ini adalah salah satu bagian negosiasi saya dengan Tesla dan Tesla itu kan tidak gampang negosiasinya. Saya bilang ke Elon Musk, kalau kamu ingin dapat end to end, dapat baterai yang green produk, dapat mobil yang green produk ya tempatkan disini. Karena kita punya 10.000 mega watt hydro power, kita punya 10.000 mega watt solar panel, ini Indonesia." pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!