Kantongi Pendanaan Rp1,16 Triliun, Aplikasi Ini Ingin Ciptakan Budaya Sadar Investasi

Rabu, 25 Mei 2022 - 20:31 WIB
Salah satu aplikasi investasi digital di Indonesia, Bibit mengumumkan telah meraih pendanaan sebesar lebih dari USD80 juta atau setara dengan Rp1,16 triliun dalam putaran pendanaan yang dipimpin oleh GIC Private Limited (GIC). Foto/Dok
JAKARTA - Salah satu aplikasi investasi digital di Indonesia, Bibit mengumumkan telah meraih pendanaan sebesar lebih dari USD80 juta atau setara dengan Rp1,16 triliun (Kurs Rp14.612 per USD) dalam putaran pendanaan yang dipimpin oleh GIC Private Limited (GIC). Putaran pendanaan ini diikuti pula oleh Prosus Ventures dan investor lain yang sebelumnya telah mendukung.

Pendanaan ini akan Bibit gunakan untuk meluncurkan produk dan layanan baru, mengembangkan teknologi, merekrut talenta-talenta terbaik di Indonesia serta memperkuat berbagai program edukasi keuangan dalam rangka menciptakan budaya sadar investasi di tengah masyarakat.



Baca Juga: Memutus Beban Generasi Sandwich, Orang Tua Harus Sadar Investasi

Memulai kiprahnya sebagai platform bagi investor untuk berbagi ide mengenai investasi saham, berita, dan informasi secara real-time, Stockbit meluncurkan Bibit di awal tahun 2019. Sebagai pionir aplikasi robo advisor reksa dana di Indonesia, Bibit terus berinovasi dalam produk dan layanannya untuk mendemokratisasikan investasi di pasar modal.

Sekaligus memungkinkan para penggunanya mendiversifikasikan investasi mereka ke dalam berbagai kelas aset. Sampai saat ini, Bibit telah membantu jutaan investor, yang sebagian besar merupakan generasi milenial dan investor pemula, di 500 kota di Indonesia untuk membangun portofolio investasi berdasarkan profil risiko dan tujuan keuangan mereka dengan cara-cara yang aman, sederhana, dan mudah.

Selama setahun terakhir, perusahaan telah mencatat beberapa pencapaian, di antaranya peluncuran Stockbit Sekuritas, fitur e-IPO yang memungkinkan pengguna berpartisipasi dalam proses IPO yang 100% online, peresmian Stockbit Academy sebagai sarana masyarakat belajar saham secara gratis dari para financial mentor yang sudah berpengalaman serta ditunjuk oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia sebagai Mitra Distribusi (Midis) Penjualan Surat Berharga Negara (SBN) di awal tahun 2022.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!