Banyak Kursi Kosong, Bos Garuda: Bisa Main Bola di Dalam Pesawat
Senin, 22 Juni 2020 - 21:21 WIB
Irfan menjelaskan penumpang pesawat Garuda saat ini didominasi mereka yang memang dituntut harus terbang karena alasan pekerjaan, seperti pegawai negeri sipil dan karyawan BUMN. Baca: Dana Talangan Garuda Rp8,5 Triliun, Posisinya Masih 'Insya Allah'
Dengan kondisi demikian, ia mengatakan sulit bagi Garuda dan maskapai lainnya untuk bertahan. "Saya ingin mengatakan Garuda atau Lion (Air Group) tidak mungkin kuat lama-lama," ungkapnya di Jakarta, Senin (22/6/2020).
Irfan mengkalkulasi kinerja maskapai pelat merah ini pada semester II tahun ini masih belum lepas landas karena realisasi jumlah penumpang yang masih cenderung lambat.
"Semua masih wait and see, kami masih melihat dinamika jumlah penumpang. Masih belum signifikan dan lambat kenaikannya," tandasnya.
Dengan kondisi demikian, ia mengatakan sulit bagi Garuda dan maskapai lainnya untuk bertahan. "Saya ingin mengatakan Garuda atau Lion (Air Group) tidak mungkin kuat lama-lama," ungkapnya di Jakarta, Senin (22/6/2020).
Irfan mengkalkulasi kinerja maskapai pelat merah ini pada semester II tahun ini masih belum lepas landas karena realisasi jumlah penumpang yang masih cenderung lambat.
"Semua masih wait and see, kami masih melihat dinamika jumlah penumpang. Masih belum signifikan dan lambat kenaikannya," tandasnya.
(bon)
Lihat Juga :