Peringatan Resesi Global Berbunyi di Tengah Perang Rusia Ukraina, Ekonom: Belum

Senin, 30 Mei 2022 - 22:30 WIB
"Harga komoditas akan mulai mereda mulai kuartal depan, tetapi tetap akan lebih tinggi secara permanen daripada sebelum perang di Ukraina karena alasan sederhana bahwa pasokan Rusia dari banyak komoditas akan berkurang secara permanen," tambahnya.

Pandemi serta perang di Ukraina telah menghambat pasokan komoditas dan barang serta meningkatkan distribusi yang efisien melalui rantai pasokan global. Kondisi itu memaksa kenaikan harga barang sehari-hari seperti bahan bakar dan makanan.

Sementara itu lonjakan harga yang lebih tinggi akan memberikan efek hantaman bagi rumah tangga. Pertumbuhan di banyak bagian dunia, meskipun lambat masih terus berdetak dan pasar kerja belum runtuh.

Tingkat pengangguran di banyak ekonomi telah mencapai level terendah dalam beberapa dekade. Baca Juga: Konflik Rusia-Ukraina Terus Memanas, Jokowi: Waspada Resesi Ekonomi Global

Jadi, konsumen -meskipun waspada terhadap terulangnya resesi global terakhir yang disebabkan oleh krisis subprime AS lebih dari 10 tahun yang lalu- tidak perlu mulai bersiap menghadapi resesi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!