Komisi V DPR Dukung Kemenhub Bangun Konektivitas Transportasi IKN Baru
Selasa, 23 Juni 2020 - 16:26 WIB
Ilustrasi ibu kota baru. Foto/Istimewa
JAKARTA - Beberapa anggota Komisi V DPR mendukung Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memasukkan konektivitas transportasi di ibu kota negara (IKN) baru , Kalimantan Timur (Kaltim) dalam prioritas program anggaran 2021 Kemenhub.
Dalam paparan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Kemenhub, Menhub Budi Karya Sumadi memaparkan pengembangan bandara dalam rangka mendukung IKN yakni APT Pranoto-Samarinda senilai Rp113,9 miliar menjadi salah satu highlight prioritas Kemenhub di tahun anggaran 2021.
"Tentunya ini menunjukkan rencana pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur masih terus berproses, termasuk sejumlah persiapan yang sudah dilakukan sebelumnya, kita kawal terus," kata Anggota Komisi V DPR Irwan dalam Raker dengan Menhub di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2020).
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat ini mengusulkan, konektivitas transportasi di tahun 2021 bukan hanya terfokus dalam sektor udara saja, tentu juga sektor lainnya. Kemenhub juga perlu mengembangkan pelabuhan di IKN baru nanti. Untuk itu, ia akan tetap fokus mengawal program ini hingga terealisasi di Kaltim.
Dalam paparan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Kemenhub, Menhub Budi Karya Sumadi memaparkan pengembangan bandara dalam rangka mendukung IKN yakni APT Pranoto-Samarinda senilai Rp113,9 miliar menjadi salah satu highlight prioritas Kemenhub di tahun anggaran 2021.
"Tentunya ini menunjukkan rencana pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur masih terus berproses, termasuk sejumlah persiapan yang sudah dilakukan sebelumnya, kita kawal terus," kata Anggota Komisi V DPR Irwan dalam Raker dengan Menhub di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2020).
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat ini mengusulkan, konektivitas transportasi di tahun 2021 bukan hanya terfokus dalam sektor udara saja, tentu juga sektor lainnya. Kemenhub juga perlu mengembangkan pelabuhan di IKN baru nanti. Untuk itu, ia akan tetap fokus mengawal program ini hingga terealisasi di Kaltim.
Lihat Juga :