Jalan Trans Jawa Selatan Dapat Pendanaan Syariah Rp2 Triliun

Senin, 06 Juni 2022 - 21:06 WIB
Ruas Lot5 Jerukwudel Baran Duwet DI. Yogyakarta. Foto/PUPR
JAKARTA - Dalam rangkaian sidang tahunan Bank Pembangunan Islam ( Islamic Development Bank /IsDB), Pemerintah Indonesia melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama pembiayaan pembangunan infrastruktur jalan Trans South-South tahap 2 (TRSS-2) dengan IsDB.

Baca juga: Purwakarta Fokus Mewujudkan Pembangunan Infrastruktur dan Pengembangan Pariwisata



Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman dengan Vice President (Operation) IsDB Mr. Mansur Muhtar, serta disaksikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati beserta Presiden IsDB Dr. Muhammad Sulaiman Al Jaseer.

“Melalui perjanjian ini, IsDB akan memberi pembiayaan sebesar USD150 juta (Rp2,17 triliun/kurs Rp14.500) dari total biaya pembangunan TRSS-2 sebesar USD450 juta (Rp6,52 triliun) dengan skema yang sesuai dengan prinsip syariah islam,” jelas Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Rahayu Puspasari dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin(6/6/2022).

Ruas jalan yang akan dibangun berlokasi di Provinsi Jawa Timur dan DI Yogyakarta. Jalan tol dengan estimasi panjang sekitar 67,78 kilometer (km), termasuk jembatan sepanjang 443,1 meter, akan meliputi wilayah Kabupaten Tulungagung, Blitar, Malang, dan Bantul.

Tujuan pembangunan infrastruktur jalan TRSS-2 adalah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan pengentasan kemiskinan di seluruh Jawa bagian selatan. Selain itu, adanya jalan TRSS-2 ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan keselamatan transportasi jalan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!