Garuda Indonesia Siap Gelar 2 Kali Rights Issue Tahun Ini
Selasa, 07 Juni 2022 - 16:01 WIB
Baca juga: Perdana, Garuda Terbangkan 1.506 Jemaah Haji Indonesia ke Madinah
Untuk rights issue pertama, pemegang saham akan menyuntik Rp7,5 triliun dari porsi pemerintah untuk posisi awal restrukturisasi maskapai pelat merah itu.
"Dan kemudian kita akan melakukan right issue kedua, mungkin sekitar triwulan IV awal untuk tambahan pendanaan dari investor strategis. Sebagaimana kita ketahui dalam putusan Panja Garuda terakhir, kita akan membatasi bahwa porsi saham pemerintah tetap ada di 51% dari total kepemilikan saham Garuda," terang Tiko.
Dia berharap aksi korporasi ini berjalan lancar, khususnya kapasitas Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk bisa menyerap berbagai rights issue.
Sebelumnya, proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang Garuda Indonesia diperpanjang hingga 20 Juni 2022. Hal itu diputuskan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta pada Jumat (20/5/2022). Perpanjangan ini yang terakhir kali bagi PKPU Garuda.
Untuk rights issue pertama, pemegang saham akan menyuntik Rp7,5 triliun dari porsi pemerintah untuk posisi awal restrukturisasi maskapai pelat merah itu.
"Dan kemudian kita akan melakukan right issue kedua, mungkin sekitar triwulan IV awal untuk tambahan pendanaan dari investor strategis. Sebagaimana kita ketahui dalam putusan Panja Garuda terakhir, kita akan membatasi bahwa porsi saham pemerintah tetap ada di 51% dari total kepemilikan saham Garuda," terang Tiko.
Dia berharap aksi korporasi ini berjalan lancar, khususnya kapasitas Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk bisa menyerap berbagai rights issue.
Sebelumnya, proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang Garuda Indonesia diperpanjang hingga 20 Juni 2022. Hal itu diputuskan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta pada Jumat (20/5/2022). Perpanjangan ini yang terakhir kali bagi PKPU Garuda.
Lihat Juga :