Putin Tak Gentar Diembargo Eropa: Sumur Minyak Perusahaan Rusia Tetap Terbuka

Sabtu, 11 Juni 2022 - 09:57 WIB
Sementara itu produksi minyak mentah Rusia turun sekitar 9% pada bulan April, tetapi telah meningkat secara stabil sejak saat itu, meskipun ada sanksi besar-besaran terhadap Rusia. Pasalnya Moskow mengalihkan ekspor minyaknya ke Asia, terutama ke India dan China.

Baca Juga: Membongkar Fakta-fakta Siapa Saja Penadah Minyak Rusia dan Mantan Pembelinya

Rusia mungkin mendapatkan lebih banyak pendapatan dari bahan bakar fosilnya saat ini daripada sebelum dimulainya apa yang Putin sebut sebagai 'operasi militer khusus' di Ukraina. Hal itu diakibatkan karena kenaikan harga global mengimbangi dampak upaya Barat untuk membatasi penjualannya, seperti disampaikan utusan keamanan energi AS, Amos Hochstein.

Putin mengatakan, sanksi itu telah menyebabkan penurunan pasokan minyak ke pasar global, sementara harga naik. "Pendapatan perusahaan (Rusia) meningkat dalam hal uang. Semua orang melihatnya, semua orang mengerti," ucap Putin.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!