PUPR Ajak Investor Turki Berinvestasi di Sektor Infrastruktur

Rabu, 24 Juni 2020 - 08:24 WIB
"Indonesia terus mengalami kemajuan sebagai negara yang memberikan kemudahan investasi. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah banyak melakukan reformasi kebijakan untuk memastikan kemudahan dan kenyamanan investasi di Indonesia," terangnya.

Basuki mencontohkan, beberapa pekerjaan infrastruktur di Indonesia yang dilakukan dengan skema public private partnership di antaranya proyek Sistem Pengelolaan Air Minum Karian-Serpong dengan nilai investasi Rp2,21 triliun, Jalan Tol Cikunir-Ulujami senilai Rp21,57 triliun, Jembatan Batam-Bintan dengan nilai investasi Rp8,7 triliun.

“Kami sangat terbuka, silakan nanti dikomunikasikan dengan Duta Besar Indonesia untuk Turki, Bapak Iqbal. Nanti membuat working group dengan contact person Dubes Indonesia untuk Turki,” tutur Basuki.

Ia berharap, pembangunan infrastruktur yang dilakukan Kementerian PUPR dapat mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional, khususnya melalui investasi. Infrastruktur diharapkan juga meningkatkan pemerataan hasil-hasil pembangunan, pengembangan kawasan, dan membuka lapangan pekerjaan di sektor konstruksi dan ikutannya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!