Bangga Buatan Indonesia, Peralatan Rumah Tangga Merek Lokal Tebar Diskon di PRJ
Senin, 20 Juni 2022 - 17:07 WIB
Booth BOLDe di PRJ 2022. Foto/Ist
JAKARTA - Pemerintah terus mendorong kesadaran dan minat masyarakat untuk membeli produk-produk lokal melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) .
Pada ajang Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2022 yang digelar di JIEXPO Kemayoran lebih dari sebulan yaitu 9 Juni-17 Juli, sejumlah produk dan merek lokal juga turut memeriahkan ajang tahunan yang kembali diselenggarakan setelah dua tahun vakum akibat pandemi Covid-19.
Salah satu merek dalam negeri yang berpartisipasi membuka booth di PRJ 2022 adalah BOLDe yang menawarkan beragam produk peralatan rumah tangga atau home appliances.
Meskipun pandemi melanda, industri peralatan rumah tangga tidak terdampak signifikan. Bahkan, anjuran berdiam di rumah, bekerja dan belajar dari rumah justru mengerek penjualan item peralatan rumah tangga tertentu.
Mengutip data Statista, pendapatan dari segmen peralatan rumah tangga secara global diprediksi berkisar USD151,4 miliar pada tahun 2021 dan diproyeksikan mencapai USD180,7 miliar pada 2025 dengan pertumbuhan berkisar 4,5% per tahun.
Pada ajang Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2022 yang digelar di JIEXPO Kemayoran lebih dari sebulan yaitu 9 Juni-17 Juli, sejumlah produk dan merek lokal juga turut memeriahkan ajang tahunan yang kembali diselenggarakan setelah dua tahun vakum akibat pandemi Covid-19.
Salah satu merek dalam negeri yang berpartisipasi membuka booth di PRJ 2022 adalah BOLDe yang menawarkan beragam produk peralatan rumah tangga atau home appliances.
Meskipun pandemi melanda, industri peralatan rumah tangga tidak terdampak signifikan. Bahkan, anjuran berdiam di rumah, bekerja dan belajar dari rumah justru mengerek penjualan item peralatan rumah tangga tertentu.
Mengutip data Statista, pendapatan dari segmen peralatan rumah tangga secara global diprediksi berkisar USD151,4 miliar pada tahun 2021 dan diproyeksikan mencapai USD180,7 miliar pada 2025 dengan pertumbuhan berkisar 4,5% per tahun.
Lihat Juga :